Grafik 4

Grafik 4.2 menunjukkan pengaruh penambahan FeSO4.7H2O pada kultivasi Tetraselmiss chuii terhadap persentase lipid mikroalga. Dari gambar tersebut, diketahui bahwa penambahan FeSO4.7H2O hingga 8 gram menyebabkan persentase lipid cenderung meningkat.

Allen et al, (2011) menyatakan bahwa Fe berperan penting dalam regulasi metabolisme sel sebagai unsur esensial pada mikroalga, sehingga jika kekurangan konsentrasi Fe akan menekan pertumbuhan sel. Fe diserap tanaman dalam bentuk Fe2+ dan Fe3+. Fe berperan sebagai katalisator pada sintesis poisakarida. Jika unsur Fe tidak terdapat maka akan terjadi penimbunan NO- dan SO42- (Aibii 2012).

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Peningkatan kadar lipid mikroalga pada perlakuan penambahan FeSO4.7H2O lebih baik dibandingkan dengan perlakuan tanpa penambahan FeSO4.7H2O. Hal ini sesuai dengan penelitian yang telah dilakukan oleh Sasireka (2015), di mana penambahan FeSO4.7H2O mempengaruhi peningkatan persentase lipid pada mikroalga Skeletonema costatum yaitu mendapatkan persentase lipid tertinggi pada penambahan FeSO4.7H2O 30 µM sebesar 48,5 %. Hal tersebut disebabkan Fe yang terdapat pada FeSO4.7H2O mampu diserap dengan baik oleh mikroalga setelah inokulan dimasukkan ke dalam media kultur (Nishio et al., 1985). Fe bekerjasama dengan enzim reduktase dalam mereduksi nitrat menjadi nitrit, kemudian nitrit menjadi amonium yang merupakan sumber nitrogen yang mampu diserap oleh mikroalga.

x

Hi!
I'm Ava

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out