My Ssec Capstone Project FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP PEMILIHAN PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNIVERSITAS AIRLANGGA PRA-PROPOSAL DEPARTEMEN EKONOMI DAN BISNIS PROGRAM STUDI AKUNTANSI DIAJUKAN OLEH SILVIA SETIANINGTYAS NIM

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP PEMILIHAN PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNIVERSITAS AIRLANGGA PRA-PROPOSAL DEPARTEMEN EKONOMI DAN BISNIS PROGRAM STUDI AKUNTANSI DIAJUKAN OLEH SILVIA SETIANINGTYAS NIM

FAKTOR-FAKTOR YANG MEMPENGARUHI MINAT SISWA SEKOLAH MENENGAH ATAS TERHADAP PEMILIHAN PROGRAM STUDI AKUNTANSI UNIVERSITAS AIRLANGGA
PRA-PROPOSAL
DEPARTEMEN EKONOMI DAN BISNIS
PROGRAM STUDI AKUNTANSI

DIAJUKAN OLEH
SILVIA SETIANINGTYAS
NIM: 041113007
FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS AIRLANGGA SURABAYA
2017
BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Proses pendidikan dimulai dari masa balita hingga dewasa. Dalam pendidikan formal dimulai dari pendidikan anak usia dini (PAUD) kemudian taman kanak-kanak dilanjut- kan bangku sekolah (SD, SMP, dan SMU) dilanjutkan tingkat perguruan tinggi. Pendidikan di PAUD hingga sekolah tidak membutuhkan pemikiran yang terlalu rumit karena dianggap seperti mengikuti arus, tetapi berbeda dengan keputusan untuk meneruskan pendidikan di perguruan tinggi. Keputusan tersebut terkait mengenai jurusan yang akan dipilih (Widowati, 2015).
Widowati (2015:1) menambahkan bahwa keputusan tersebut berhubungan dengan cita-cita yang mereka harapkan, mengingat bahwa perguruan tinggi adalah tingkat pendidikan yang paling mendekati dunia kerja. Salah satu cita- cita dan harapan seseorang adalah memperoleh pekerjaan yang sesuai dengan keinginannya. Harapan-harapan ini muncul karena mereka peduli terhadap kehidupan mereka di masa yang akan datang, dan pada umumnya minat serta cita-cita terhadap suatu bidang pekerjaan telah mantap dipilih
Bagi siswa SMA, menamatkan Pendidikan di SMA berarti memasuki suatu masa peralihan menuju sebuah wahana untuk membentuk integritas profesi yang didambakannya, yaitu Pergutuan Tinggi (Triwahyuningsih, 2011). Di Perguruan Tinggi, para mahasiswa akan menerima ilmu pengetahuan yang lebih mendalam sesuai dengan minat yang telah dimiliki. Dengan berbekal ilmu yang telah diterima di masa sekolah, para siswa SMA mulai secara jelas menentukan karier atau profesi yang diinginkan, sehingga muncul minat untuk memilih perguruan tinggi apa serta jurusan yang sesuai dengan keinginan. Pemilihan sebuah program studi pada tingkat pendidikan perguruan tinggi merupakan langkah awal untuk mendukung karier maupun profesi yang diinginkan. Gunawan (2004:2) berpendapat bahwa semakin banyaknya perguruan tinggi yang tersebar baik di dalam negeri maupun di luar negeri, setiap orang berkehendak melanjutkan Pendidikan di jenjang perguruan tinggi harus dapay menentukan pilihan pada suatu perguruan tinggi tertentu yang diharapkan dapat membekali mahasiswa untuk menghadapi tantangan masa depan.

We Will Write a Custom Essay Specifically
For You For Only $13.90/page!


order now

Pada masa sekarang, banyak sekali program studi yang ditawarkan oleh perguruan tinggi baik swasta maupun negeri. Program studi yang tersedia sekarang lebih beragam antara lain Akuntansi, Manajemen, Ilmu Hukum, Antropologi, Ilmu Komunikasi, Biologi, Statistika, dan masih banyak lagi. Tidak hanya program studi yang sudah umum dikenal masyarakat, namun banyak sekali program studi baru yang menawarkan jenis pekerjaan maupun profesi yang sebelumnya tidak ada di dunia kerja. Namun, meskipun banyak tumbuh program studi baru di perguruan tinggi, program studi yang sudah ada tetap menjadi favorit di kalangan siswa menengah atas maupun kejuruan. Program studi favorit tersebut antara lain Kedokteran, Akuntansi, Hukum, dan lain sebagainya. Banyak siswa menengah atas masih melihat bahwa jurusan-jurusan tersebut merupakan jurusan yang menjanjikan dan memiliki peluang yang besar di dunia kerja. Tidak hanya menjanjikan dan memiliki peluang yang besar, jurusan-jurusan tersebut juga memiliki citra yang baik di masyarakat, sehingga banyak siswa menengah atas yang tertarik untuk memilih jurusan-jurusan tersebut.

Tabel 1.1
Jumlah Peminat SNMPTN 2014 – 2017 Prodi Akuntansi Universitas Airlangga
Tahun SNMPTN 2014 2015 2016 2017
Jumlah Peminat 2.930 2.743 2.150 2.147
Sumber : https://kampusaja.com/daya-tampung-peminat-sbmptn-unair/Akuntansi di kalangan siswa SMA masih menjadi salah satu jurusan pilihan favorit. Hermawan (2018) mengemukakan bahwa data peminat prodi di Universitas Airlangga dalam SNMPTN dan SBMPTN tahun 2017 menunjukkan Akuntansi masuk dalam tiga besar jurusan pilihan favorit peserta ujian SNMPTN dan SBMPTN. Hal ini menunjukkan masih tingginya minat para siswa sma untuk memilih akuntansi sebagai jurusan pilihan di perguruan tinggi.
Akuntansi merupakan sistem informasi yang mengukur aktivitas bisnis, memproses data menjadi laporan, dan mengkomunikasikan hasilnya kepada para pengambil keputusan (Harrison, 2012:4). Pendapat yang berbeda tentang Akuntansi dijelaskan oleh Dwi (2012:4) bahwa definisi tentang Akuntansi adalah informasi yang menjelaskan kinerja keuangan entitas dalam suatu periode tertentu dan kondisi keuangan entitas pada tanggal tertentu. Sedangkan menurut Reeve dan Warren (2009:9), menjelaskan bahwa definisi tentang akuntansi adalah sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. Sedangkan menurut Warren dkk. (2014:9), menjelaskan bahwa definisi tentang akuntansi adalah sistem informasi yang menyediakan laporan untuk para pemangku kepentingan mengenai aktivitas ekonomi dan kondisi perusahaan. Namun secara umum siswa menengah atas mengenal akuntansi sebagai ilmu tata buku ataupun pembukuan keuangan dari sebuah aktivitas ekonomi baik jasa maupun dagang secara sederhana. Dari pemahaman sederhana inilah, banyak siswa menengah atas yang tertarik untuk mendalami lebih jauh ilmu akuntansi untuk mendukung karier yang diharapkan.

Minat berdasarkan penjelasan Witherington (1999: 101) adalah kesadaran seseorang dalam sesuatu objek seseorang, suatu soal atau situasi mengandung sangkut paut dengan dirinya. Minat adalah suatu keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikan lebih jauh lagi apa yang mereka dapat dan mereka pelajari (Walgito, 2010 : 38). Hal tersebut menunjukkan bahwa minat dapat mendorong seseorang untuk menentukan pilihannya dalam memilih jurusan yang sesuai dengan dirinya. Namun, minat tidak terbentuk begitu saja. Minat dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh banyak faktor yang ada di sekitar individu tersebut.

Ditinjau dari sisi siswa SMA, banyak faktor yang mempengaruhi minat para siswa sma dalam memutuskan untuk memilih program studi akuntansi sebagai jurusan pilihannya, salah satunya adalah citra. Citra sebuah perguruan tinggi biasanya menjadi pertimbangan bagi siswa SMA dalam menentukan Perguruan Tinggi yang akan dipilihnya. Jumlah mahasiswa yang mendaftar ke Fakultas Ekonomi dan Bisnis di Universitas Airlangga mengalami peningkatan, hal tersebut dapat menggambarkan terbangunnya citra perguruan tinggi di benak masyarakat yang membedakan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga dengan perguruan tinggi lainnya. Citra yang baik dari suatu organisasi merupakan aset, karena citra mempunyai dampak pada persepsi konsumen dari komunikasi dan operasi organisasi dalam berbagai hal ( Kotler & Fox, 1995).

Risnawati (2012) menemukan bahwa faktor minat, citra, keputusan bersama dan tersedianya lapangan kerja berpengaruh terhadap pemilihan jurusan akuntansi pada mahasiswa jurusan akuntansi di STIE Perbanas. Keputusan bersama merupakan suatu keputusan yang sudah ditetapkan berdasarkan pertimbangan, pemikiran serta pembahasan yang matang. Keputusan bersama haruslah mewakili kepentingan seluruhnya, dan keputusan bersama merupakan keputusan yang harus dilaksanakan dengan rasa penuh tanggung jawab. Karena keputusan bersama harus menampilkan rasa keadilan, dan semua peserta rapat mempunyai kedudukan yang sama. Dalam pengambilan keputusan harus mendasarkan beberapa nilai penting yang harus selalu ada dalam pengambilan keputusan agar semua pihak yang terlibat merasakan keadilan
Adapun alasan siswa SMA memilih program studi akuntansi berdasarkan pendapat Simbarjo (2012) adalah karena program studi akuntansi memiliki peluang besar dalam dunia kerja. Salah satu bahan pertimbangan siswa SMA untuk melanjutkan ke Perguruan Tinggi adalah agar di kemudian hari mendapatkan pekerjaan yang layak setelah lulus dari Perguruan Tinggi. Kuliah di perguruan tinggi tidak hanya dengan tujuan utama mencari ilmu, akan tetapi ada motif lain setelah lulus berharap mendapatkan pekerjaan layak (Martini, 2011). Menurut Martini, pekerjaan dapat menjadi tolak ukur keberhasilan seseorang yang diperoleh dari hasil belajar di perguruan tinggi. Prospek kerja yang layak serta dan jumlah penghasilan yang tinggi dapat menjadi salah satu pertimbangan bagi para siswa SMA untuk memilih program studi tertentu di dalam Perguruan Tinggi. Adanya supply and demand tenaga kerja di dalam suatu jenis pekerjaan sangat besar peranannya dalam menentukan besarnya jumlah penghasilan di dalam suatu jenis pekerjaan. Risnawati (2012) menarik kesimpulan bahwa lulusan akutansi masih banyak dibutuhkan di dunia kerja.

Berdasarkan latar belakang tersebut, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa SMA terhadap pemilihan program studi akuntansi Universitas Airlangga. Hubungan antara citra, keputusan bersama serta tersedianya lapangan kerja ialah bagaimana ketiga variabelbebas tersebut memberikan pengaruh pada minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Sejauh ini, penelitian ini belum pernah dilakukan di tingkat sekolah menengah atas. Maka target penelitian ini adalah siswa menengah atas di Surabaya dan sekitarnya, karena siswa menengah atas di Surabaya sudah akrab dengan jurusan akuntansi di Universitas Airlangga.

1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang yang dikemukakan sebelumnya, maka rumusan masalah yang dapat diambil adalah Apakah citra, keputusan bersama, dan tersedianya lapangan kerja mempunyai pengaruh pada minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga?
1.3 Tujuan Penelitian
Berdasarkan latar belakang rumusan masalah yang dikemukakan sebelumnya, maka tujuan penelitian yang dapat diambil adalah memberikan bukti empiris bahwa citra, keputusan Bersama, tersedianya lapangan kerja berpengaruh pada minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga.

1.4 Manfaat Penelitian
Penelitian ini diharapkan dapat memberikan manfaat bagi semua pihak, diantaranya:
Bagi guru SMA, dengan penelitian ini diharapkan dapat memberikan informasi terhadap guru SMA tentang minat siswa terhadap program studi Akuntansi.

Bagi peneliti berikutnya, sebagai alat bantu atau bahan pertimbangan dalam melakukan penelitian selanjutnya.

Bagi pembaca, untuk menambah wawasan para pembaca tentang faktor – faktor yang mempengaruhi minat siswa sma terhadap program studi Akuntansi.

1.5 Sistematika Skripsi
Skripsi ini terdiri dari lima bab yang saling berkaitan dan disesuaikan dengan materi pembahasan yang diteliti. Secara garis besar dikemukakan uraian umum pembahasan dalam kerangka sebagai berikut:
BAB 2
TINJAUAN PUSTAKA
2.1 Landasan Teori
Berdasarkan latar belakang pada penelitian ini, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi minat siswa SMA terhadap pemilihan program studi akuntansi Universitas Airlangga. Hubungan antara citra, keputusan bersama serta tersedianya lapangan kerja ialah bagaimana ketiga variable bebas tersebut memberikan pengaruh pada minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Maka, Landasan teori yang akan digunakan oleh peneliti adalah Minat, Citra, Keputusan Bersama, dan Tersedianya Lapangan Kerja. Penelitian sebelumnya akan digunakan sebagai bahan acuan peneliti dalam melakukan penelitian ini. Kerangka berpikir dan hipotesis sesuai dengan rumusan masalah serta tujuan penelitian yang diangkat oleh peneliti
2.1.1 Minat Melanjutkan Studi
2.1.1.1 Pengertian Minat
Ketika seseorang memiliki memiliki ketertarikan atas suatu objek, maka minat akan menjadi faktor yang kuat untuk seseorang berhubungan dengan kegiatan yang berkaitan langsung dengan objek tersebut. Sehingga minat memiliki peran yang penting dalam kehidupan dan memiliki dampak dalam perilaku dan sikap yang diambil oleh seseorang. (Sardiman, 2014:76). Minat adalah suatu keadaan dimana seseorang mempunyai perhatian terhadap sesuatu dan disertai keinginan untuk mengetahui dan mempelajari maupun membuktikan lebih jauh lagi apa yang mereka dapat dan mereka pelajari (Walgito, 2010 : 38). Pendapat lain dikemukakan oleh Witherington (1999 : 135) Minat merupakan suatu kesadaran seseorang terhadap suatu objek, soal maupun situasi yang bersangkutan dengan dirinya. Pendapat Risnawati (2012) mengenai minat merupakan suatu kondisi di dalam diri individu yang sangat berpengaruh terhadap sikap dan proses belajar. Sehingga, minat dapat mempengaruhi seseorang untuk memutuskan langkah apa yang akan diambil untuk dapat menunjang proses belajar maupun aktualisasi diri.
Minat juga merupakan suatu bentuk sikap seseorang yang berupa rasa suka dan keterikatan terhadap suatu objek tanpa ada paksaan dari pihak manapun. Karena minat merupakan bentuk penerimaan akan suatu hubungan antara pribadi seseorang dengan sesuatu diluar dirinya. Semakin kuat atau dekat hubungan antara pribadi dengan sesuatu hal tersebut, maka akan besar minat pribadi tersebut terhadap objek tersebut. (Slameto, 2010:182). Djaali (2012: 121)berpendapat bahwa minat dieskpresikan melalui pernyataan yang menunjukkan bahwa seseorang lebih menyukai suatu hal daripada hal lain, diwujudkan melalui partisipasi dalam suatu aktivitas. Dengan demikian setiap kegiatan yang dilakukan dengan minat yang kuat akan cenderung dilakukan dengan rasa suka dan ketertarikan sehingga dapat menambahkan semangat atau kuatnya minat dalam kegiatan tersebut.

Dari beberapa pengertian minat di atas tersebut dapat diambil kesimpulan bahwa minat merupakan kecenderungan dan keinginan yang besar seseorang terhadap suatu hal atau aktivitas disertai dengan perasaan senang. Apabila seseorang memiliki minat terhadap suatu hal, maka akan diwujudkannya dalam bentuk pemusatan perhatian terhadap hal tersebut.
2.1.1.2TPengertianTMinatTMelanjutkanTkeTPerguruanTTinggi
TAdanyaTminatTdalamTdiriTindividuTakanTmenimbulkanTkeinginanTuntukTterlibatTdalamTaktivitasTatauTkegiatanTyangTdiminatinya.TMenurutTHardjanaT(1994:T88),TdalamThalTstudiTdiTPerguruanTTinggi,TminatTadalahTminatTuntukTmenyediakanTwaktu,Ttenaga,TusahaTuntukTmenyerapTdanTmenyatukanTinformasi,Tpengetahuan,TdanTkecakapanTyangTkitaTterimaTlewatTberbagaiTcara.

PerguruanTTinggiTmerupakanTjenjangTpendidikanTyangTformalTsetelahTSekolahTMenengahTAtasT(SMA)TyangTmeliputiTPerguruanTTinggiTNegeriT(PTN)TataupunTPerguruanTTinggiTSwastaT(PTS).TPerguruanTTinggiTmenurutTKepmenbudTNo.T0186/P/1984TdalamTIhsanT(2008:T23)TadalahTPerguruanTTinggiTmerupakanTpendidikanTyangTmempersiapkanTpesertaTdidikTuntukTmenjadiTanggotaTmasyarakatTyangTmemilikiTtingkatTkemampuanTtinggiTyangTbersifatTakademisTdanTatauTprofesionalTsehinggaTdapatTmenerapkan,Tmengembangkan,TdanTatauTmenciptakanTilmuTpengetahuan,TteknologiTdanTseniTdalamTrangkaTpembangunanTnasionalTdanTmeningkatkanTkesejahteraanTmanusia.TDenganTdemikianTminatTmelanjutkanTkeTPerguruanTTinggiTadalahTkecederunganTatauTkeinginanTsiswaTuntukTmelanjutkanTstudiTkeTPerguruanTTinggiTyangTdisertaiTpersaanTsenangTdapatTmenambahTsemangatTsertaTmenguatkanTminatTsiswaTuntukTmelanjutkanTkeTPerguruanTTinggiTakanTmemberikanTperhatianTyangTbesarTpadaThalTtersebutTdenganTberusahaTmenggaliTinformasiTmengenaiTkegiatanTyangTdiminatinya.TAdanyaTkeinginanTjugaTmenjadikanTsiswaTcenderungTberusahanTsemaksimalTmungkinTuntukTdapatTmelanjutkanTstudiTkeTPerguruanTTinggiTyangTdiinginkannyaT(Ihsan,T2008).

2.1.1.3TFaktor-faktorTyangTMempengaruhiTMinatTMelanjutkanTkeTPerguruanTTinggi
MenurutTKhairaniT(2014:T145),Tfaktor-faktorTyangTmempengaruhiTminatTadalahT:T
TheTfactorTinnerTurge,TrangsanganTdariTlingkunganTyangTsesuaiTdenganTkeinginanTatauTkebutuhanTseseorangTakanTmudahTmenimbulkanTminat.T
TheTfactorTofTsocialTmotive,TminatTseseorangTterhadapTsuatuThalTdisampingTdipengaruhiTolehTolehTmotifTsosial.T
EmosionalTfactor,TfaktorTperasaanTdanTemosiTberpengaruhTterhadapTobjekTmisalnyaTsuatuTkegiatanTtertentuTdapatTmembangkitkanTperasaanTsenangTdanTdapatTmenambahTsemangatTatauTkuatnyaTminatTdalamTkegiatanTtersebut.

SedangkanTfaktor-faktorTyangTmempengaruhiTminatTmenurutTSunartoT(2006:T196-198),TdiklasifikasikanTmenjadiT:T
FaktorTsosialTekonomiTyaituTkondisiTsosialTdanTekonomiTorangtuaTdanTmasyarakat.

FaktorTlingkunganTbaikTlingkunganTkehidupanTmasyarakat,TlingkunganTkehidupanTrumahTtanggaTmaupunTlingkunganTtemanTsebayaT
FaktorTpandanganThidupTmerupakanTbagianTyangTterbentukTdariTlingkunganTmeliputiTpendirianTseseorangTdanTcita-cita.

MelanjutkanTstudiTkeTperguruanTtinggiTmerupakanTmelanjutkanTstudiTdariTjenjangTSekolahTMenengahTAtasT(SMA)TkeTjenjangTpendidikanTyangTlebihTtinggiTyaituTPerguruanTTinggi.TSemuaTkegiatanTyangTdilakukanTdiTperguruanTtinggiTadalahTkegiatanTbelajarTgunaTmenambahTilmuTpengetahuanTdanTmenambahTketerampilan.TDalamTpenelitianTini,Tfaktor-faktorTyangTmempengaruhiTminatTmelanjutkanTstudiTkeTperguruanTtinggiTdapatTdiartikanTsebagaiTfaktor-faktorTyangTmempengaruhiTseseorangTuntukTbelajar.TMenurutTSyahT(2011:T132-139)TmenjelaskanTfaktor-faktorTyangTmempengaruhiTbelajarTadalahTsebagaiTberikut:
FaktorTInternalT(faktorTdariTdalamTsiswa),TyakniTkeadaan/kondisiTjasmaniTdanTrohaniTsiswa.TFaktorTiniTmeliputiTaspek,Tyakni:
AspekTfisiologisT(yangTbersifatTjasmaniah)Tseperti:TmataTdanTtelinga.T
AspekTPsikologisT(yangTbersifatTrohaniah)Tseperti:Tintelegensi,Tsikap,Tbakat,TdanTmotivasi.T
FaktorTEksternalT(faktorTdariTluarTsiswa),TyakniTkondisiTlingkunganTdisekitarTsiswa.TFaktorTiniTmeliputi:T
LingkunganTsosial,Tseperti:Tkeluarga,TguruTdanTstaf,Tmasyarakat,TdanTteman.T
LingkunganTnonTsosial,Tseperti:Trumah,Tsekolah,TperalatanTdanTalam.T
FaktorTPendekatanTBelajarT(approachTtoTlearning)TyakniTjenisTupayaTbelajarTsiswaTyangTmeliputiTstrategiTdanTmetoseTyangTdigunakanTsiswaTuntukTmelakukanTkegiatanTpembelajaranTmateri-materiTpelajaran.TFaktorTiniTmeliputi:T
PendekatanTtinggi,Tseperti:Tspeculative,TachievingT
PendekatanTsedang,Tseperti:Tanalytical,TdeepT
PendekatanTrendah,Tseperti:Treproductive,Tsurface.

SlametoT(2010:54)TmenggolongkanTbeberapaTfaktorTyangTdapatTmempengaruhiTbelajarTsiswaTmenjadiTduaTfaktor,TyaituTfaktorTinternTdanTfaktorTekstern.T
Faktor-faktorTdariTdiriTindividuTyangTmenyangkutTaspekTjasmaniahTmaupunTrohani.TJasmaniahTmencakupTkondisiTdanTkesehatanTjasmaniTdariTindividu.TAspekTpsikisTatauTrohaniTmenyangkutTkondisiTkesehatanTpsikis,Tkemampuan-kemampuanTintelektual,Tsosial,Tpsikomotor,TsertaTkondisiTafektifTdanTkonatifTdariTindividu.TSedangkanTkondisiTintelektualTmenyangkutTtingkatTkecerdasan,Tbakat-bakat,TpenguasaanTsiswaTakanTpengetahuanTatauTpelajaranpelajarannyaTyangTlalu.TKondisiTsosialTmenyangkutThubunganTsiswaTdenganTorangTlain,TbaikTgurunya,Ttemannya,TorangTtuanyaTmaupunTorang-orangTyangTlainnya.THalTlainTyangTadaTpadaTdiriTindividuTadalahTketenanganTdanTketentramanTpsikis,TmotivasiTbelajar,Tketerampilan-keterampilanTyangTdimilikinya,TsepertiTmengerjakanTtugas-tugasTdanTlain-lain.TKeterampilan-keterampilanTtersebutTmerupakanThasilTbelajarTsebelumnya.T
Faktor-faktorTlingkungan,TyaituTfaktor-faktorTyangTberasalTdariTluarTdiriTsiswa,TbaikTfaktorTfisikTmaupunTsosialTpsikologisTyangTberadaTpadaTlingkunganTpadaTkeluarga,TsekolahTdanTmasyarakat.TDiTdalamTlingkunganTkeluarga,TadalahTkeadaanTrumahTdanTruanganTtempatTbelajar,TsaranaTdanTprasaranaTbelajarTyangTada,TsuasanaTdalamTkeutuhanTkeluarga,TiklimTpsikologis,TiklimTbejalarTdanThubunganTantarTanggotaTkeluarga.TLingkunganTsekolahTmeliputi,TlingkunganTkampus,TsaranaTdanTprasaranaTbelajarTyangTada,Tsumber-sumberTbelajar,TmediaTbelajar,ThubunganTsiswaTdenganTteman-temannya,TkegiatanTbelajarTmengajar,TberbagaiTkegiatanTkokulikuler.TLingkunganTmasyarakat,TmeliputiTlatarTbelakangTpendidikan,TterdapatTlembaga-lembagaTpendidikanTdanTsumber-sumberTbelajarTdiTdalamnya.

2.1.2TCitraTPerguruanTTinggi
2.1.2.1TPengertianTCitraT(Image)
KotlerT(2002:T338)TmendefinisikanTcitraT(image)TadalahTpersepsiTmasyarakatTterhadapTperusahaanTdanTproduknya.TImageTmerupakanTpersepsiTyangTrelatifTkonsistenTdalamTjangkaTpanjangT(EnduringTPerception)T(Simamora,T2003:T21).TDalamTmembentukTimageTsebuahTmerek,TberartiTkonsumenTakanTmemasukiTduniaTpersepsi.TTidakTmudahTmembentukTimageTsebuahTmerek,TtetapiTsekaliTterbentukTtidakTmudahTpulaTmengubahnya.TImageTyangTdibentukTsebuahTperusahaanTbukanlahTsekedarTimage,TtetapiTimageTyangTjelas,TberbedaTdanTsecaraTrelatifTlebihTunggulTdibandingkanTpesaing.TMenurutTWilliamTJ.TStantonTdalamTSetiadiT(2008:T160),TpersepsiTdapatTdidefinisikanTsebagaiTmaknaTyangTkitaTpertalikanTberdasarkanTpengalamanTmasaTlaluTsertaTstimuliT(rangsangan)TyangTkitaTterimaTmelaluiTlimaTindera.TSedangkanTmenurutTWebsterTdalamTSetiadiT(2008:T160)TbahwaTpersepsiTadalahTprosesTbagaimanaTstimuli-stimuliTtersebutTdiseleksi,Tdiorganisir,TdanTdiinterpretasikan.TDenganTadanyaTpersepsi,TmakaTseseorangTakanTmempunyaiTgambaranTtersendiriTterhadapTprodukTyangTberbedaTdenganTorangTlain.TMotifTseseorangTuntukTberperilakuTseringkaliTdidasarkanTdariTpersepsiTyangTmerekaTrasakan,TbukanTberdasarkanTfaktaTatauTrealitasTyangTmerekaTlihat.

2.1.2.2TProsesTPersepsiT
MenurutTSimamoraT(2003:T12-13)TterdapatTtigaTprosesTyangTdapatTmenyebabkanTseseorangTmemberikanTpersepsiTyangTberbedaTterhadapTrangsanganTyangTsama,TdiantaranyaTadalah:T
PerhatianTyangTselektifT(EksposureTSelektif)T
PerhatianTyangTselektifTberartiTharusTmampuTmenarikTperhatianTkonsumen,TdimanaTpesanTyangTakanTdisampaikanTakanThilangTbagiTkebanyakanTorangTyangTtidakTberadaTdalamTpasarTuntukTprodukTtersebut,TkecualiTuntukTpesanTyangTmenonjolTatauTdominanTyangTmengelilingiTkonsumenTtersebut.

GangguanTyangTselektifT(DistorsiTSelektif)T
DistorsiTselektifTiniTmengambarkanTkecenderunganTorangTuntukTmeramuTinformasiTdenganTcaraTyangTlebihTmendukungTdaripadaTmenentangTkonsepsi-konsepsiTyangTtelahTdimilikinya.TDenganTdemikian,TpemasarTharusTberupayaTmemahamiTsusunanTpemikiranTkonsumenTdanTdampakTsertaTinterpretasiTiklanTdanTprodukTmereka.T
MengingatTkembaliTyangTselektifT(RetensiTyangTselektif)T
MengingatTyangTselektifTberartiTmerekaTakanTmengingatTapaTyangTakanTdikatakanTsebagaiTunggulanTsuatuTprodukTdanTmelupakanTapaTyangTdikatakanTpesaing.

2.1.2.3TPeranTCitraT(Image)T
CitraT(image)TsebagaiTpengalamanTfungsiTakumulasiTpengalamanTbeliTsepanjangTwaktu,TumumnyaTorganisasiTbisnisTmenyediakanTinformasiTmelaluiTiklan,TpenjualanTlangsungTatauTpublicTrelationsTuntukTmenarikTkonsumenTbaruTdanTmempertahankanTkonsumenTyangTada.TSutisnaT(2001:T332)TmengidentifikasiTterdapatTempatTperanTcitraT(image)TdalamTorganisasi,TantaraTlain:T
ImageTmengkomunikasikanTharapan-harapanTbersamaanTdenganTgerakan-gerakanTkampanyeTpemasaranTeksternal,TsepertiTperiklanan,TpenjualanTpribadiTdanTkomunikasiTmulutTkeTmulut.TImageTmempunyaiTdampakTpadaTadanyaTpengaharapan.TImageTyangTpositifTlebihTmemudahkanTbagiTorganisasiTuntukTberkomunikasiTsecaraTefektifTdanTmembuatTorang-orangTlebihTmudahTmengertiTdenganTkomunikasiTdariTmulutTkeTmulut.TImageTyangTnegatif,TmenyulitkanTbagiTperusahaanTatauTorganisasiTuntukTberkomunikasiTsecaraTefektifTdanTmembuatTorang-orangTsulitTmengertiTdenganTkomunikasiTdariTmulutTkeTmulut.T
ImageTmerupakanTfaktorTyangTmempengaruhiTseorangTkonsumenTtentangTpelayanan.TDisiniTimageTmempengaruhiTpersepsiTkonsumenTkarenaTfungsinyaTsebagaiTfilterT(penyaring)TdariTsuatuTkegiatan-kegiatanTperusahaanTatauTorganisasi.TJikaTimageTbaik,TmakaTimageTmenjadiTpelindung,TsebalikanyaTjikaTimageTyangTnegatifTakanTmenimbulkanTperasaanTkonsumenTyangTtidakTpuasTdanTkecewaTdenganTpelayananTyangTburuk.T
ImageTadalahTfungsiTdariTpengalamanTdanTjugaTharapanTkonsumenTtentangTkualitasTteknisTdanTfungsionalTdariTpelayanan.TJikaTkinerjaTpelayananTmemenuhiTatauTmelebihiTimageTyangTdihasilkan,TmakaTkinerjaTpelayananTtersebutTberfungsiTmemperkuatTimageTituTatauTbahkanTmemperbaikinya.TMeskipunTdemikian,TjikaTkinerjaTberadaTdibawah,TmakaTimageTakanTmemudarTsecaraTnyata.

ImageTmempunyaiTpengaruhTpentingTpadaTmanajemen.TImageTyangTnegatifTdanTtidakTjelasTakanTberpangaruhTnegatifTterhadapTkinerjaTkaryawanTdanThubunganTdenganTkonsumen.TSebalikanyaTimageTpositifTdanTjelas,TmisalnyaTimageTorganisasiTdenganTpengalamanTyangTsangatTbaikTsecaraTinternalTmenceritakanTnilai-nilaiTyangTjelasTdanTmenguatkanTsikapTpositifTterhadapThubunganTdenganTkonsumen.TCitraTyangTbaikTdariTsuatuTorganisasiT(baikTkoorporasiTmaupunTlokal),TmerupakanTasset,TkarenaTcitraTmempunyaiTsuatuTdampakTpadaTpersepsiTkonsumenTdariTkomunikasiTdanToperasiTorganisasiTdalamTberbagaiThal.

2.1.3TKeputusanTBersama
KeputusanTbersamaTadalahTsuatuTkeputusanTyangTsudahTditetapkanTberdasarkanTpertimbangan,TpemikiranTsertaTpembahasanTyangTmatang.TKeputusanTbersamaTharuslahTmewakiliTkepentinganTseluruhnya,TdanTkeputusanTbersamaTmerupakanTkeputusanTyangTharusTdilaksanakanTdenganTrasaTpenuhTtanggungTjawab.TOlehTkarenaTitu,TsebuahTkeputusanTbersamaTharusTdipatuhiTdanTdilaksanakanTolehTsemuaTtanpaTterkecualiTdanTmembedaT–TbedakanT(Risnawati,T2012:65).

MenurutTRisnawatiT(2012)TdalamTpengambilanTkeputusanTkitaTtidakTbolehTmemaksakanTkehendak.THasilTdariTkeputusanTyangTdiambilTjugaTtidakTbolehThanyaTmenguntungkanTsatuTpihakTsaja,TtetapiTsemuaTpihakTharuslahTmerasaTdiuntungkan.TKarenaTkeputusanTbersamaTharusTmenampilkanTrasaTkeadilan,TdanTsemuaTpesertaTrapatTmempunyaiTkedudukanTyangTsama.TDalamTpengambilanTkeputusanTharusTmendasarkanTbeberapaTnilaiTpentingTyangTharusTselaluTadaTdalamTpengambilanTkeputusanTagarTsemuaTpihakTyangTterlibatTmerasakanTkeadilan.TNilaiTyangTmendasarTtersebutTdiantaranyaTialahT(Risnawati:2012):T
NilaiTkebersamaan,TdimanaTdalamTpengambilanTkeputusanTkitaTmelakukanyaTsecaraTbersama-samaTdudukTdalamTsuatuTtempatTdenganTtujuanTyangTsamaTdemiTkebaikanTbersamaTwalaupunTsetiapTpesertaTrapatTberasalTdariTlatarTbelakangTyangTberbedaTdanTharusTtetapTmendahulukanTkepentinganTumumTdanTmengenyampingkanTkepentinganTpribadi.

NilaiTkebebasanTmengemukakanTpendapat,TbebasTdisiniTialahTtidakTmendapatTpaksaanTdariTorangTlain,TsemuaTpesertaTrapatTbolehTmengutarakanTpendapatnya.TTetapiTdalamTmengemukakanTpendapatTpesertaTrapatTharuslahTmemberikanTpendapatnyaTsecaraTlogisTdanTmasukTdiakalTtidakTasalTmengemukakanTpendapatTyangThanyaTakanTmenimbulkanTperpecahan,TsesuaiTdenganTnorma,TdanTtidakTmenyinggungTperasaanTorangTlain.

NilaiTmenghargaiTpendapatTorangTlain,TsetiapTpesertaTrapatTharuslahTmendengarkanTdanTmenghargaiTpendapatTorangTlainTtanpaTmenyelaTorangTyangTsedangTmengemukakanTpendapat.TBilaTtidakTsetujuTdenganTpendapatTyangTdikemukakan,TpesertaTlainTbolehTmenanggapinyaTtetapiTdenganTcaraTyangTsopanTdanTtidakTmengandungTunsurTemosiTkarenaThanyaTakanTmenimbulkanTpermasalahan.

NilaiTjiwaTbesarTsertaTlapangTdadaTmelaksanakanThasilTkeputusanTdenganTrasaTpenuhTtanggungTjawab.

NilaiTpersamaanThakTialahTseluruhTpesertaTrapatTdiberiThakTyangTsamaTuntukTmengemukakanTpendapatnya.TMerekaTdiberikanTkebebasanTuntukTmengungkapkanTideTatauTgagasan.

BerdasarkanTpenelitian,TperilakuTorangTasiaTcenderungTmempertimbangkanTmasyarakatTbesamaTkelompokTbukanTsecaraTindividuT(Schutte,T1998).TShetT(1974)TdalamTAssaelT(2004)TmenemukanTbahwaTpembuatanTkeputusanTbersamaTlebihTmemungkinkanTdalamTsituasiTberikutTiniT:T
KetikaTresikoTyangTdirasakanTdalamTpembelianTtinggi.T
KetikaTkeputusanTpembelianTpentingTuntukTkeluarga.T
KetikaTadaTsedikitTtekananTwaktuT(tersediaTcukupTwaktu).T
UntukTkelompokTdemografiTtertentu
2.1.4TTersedianyaTLapanganTKerjaTbagiTLulusanTAkuntansi
MenurutTEsmaraT(1986:134),TkesempatanTkerjaTdapatTdiartikanTsebagaiTjumlahTpendudukTyangTbekerjaTatauTorangTyangTsudahTmemperolehT19Tpekerjaan,TsemakinTbanyakTorangTyangTbekerjaTsemakinTluasTkesempatanTkerja.TSedangkanTSagirT(1994:52),TmemberiTpengertianTkesempatanTkerjaTsebagaiTlapanganTusahaTatauTkesempatanTkerjaTyangTsudahTtersediaTuntukTbekerjaTakibatTdariTsuatuTkegiatanTekonomi,TdenganTdemikianTkesempatanTkerjaTmencakupTlapanganTpekerjaanTyangTsudahTdiisiTdanTkesempatanTkerjaTjugaTdapatTdiartikanTsebagaiTpartisipasiTdalamTpembangunan.TSukirnoT(2003:68),TmemberikanTpengertianTkesempatanTkerjaTsebagaiTsuatuTkeadaanTdimanaTsemuaTpekerjaTyangTinginTbekerjaTpadaTsuatuTtingkatTupahTtertentuTakanTdenganTmudahTmendapatTpekerjaan.TBerdasarkanTdefinisiTdiTatasTpenulisTdapatTmenyimpulkanTbahwaTkesempatanTkerjaTadalahTpendudukTyangTberusiaTproduktifTyangTsedangTmemilikiTpekerjaanTatauTtidakTmemilikiTpekerjaanTatauTsedangTmencariTpekerjaan.T
MenurutTRisnawatiT(2012)TProspekTkerjaTdanTmemperolehTpenghasilanTyangTtinggiTjugaTmerupakanTsalahTsatuTpertimbanganTbagiTparaTpeminatTuntukTmemilihTsuatuTjurusanTdalamTperguruanTtinggiTtertentu.TPermintaanTdanTpenawaranTtenagaTkerjaTdiTdalamTsuatuTjenisTpekerjaanTsangatTbesarTperanannyaTdalamTmenentukanTtingkatTpenghasilanTdiTsuatuTjenisTpekerjaan.

RisnawatiT(2012)TmengungkapkanTbahwaTdalamTsuatuTpekerjaanTdiTmanaTterdapatTpenawaranTtenagaTkerjaTyangTcukupTbesarTtetapiTtidakTbanyakTpermintaan,TtingkatTpenghasilannyaTcenderungTmencapaiTtingkatTyangTrendah.TSebaliknyaTdidalamTsuatuTpekerjaanTdimanaTterdapatTpenawaranTtenagaTkerjaTyangTterbatasTtetapiTpermintaannyaTsangatTbesar,TtingkatTpenghasilannyaTcenderungTmencapaiTtingkatTyangTtinggi.TDapatTdiperhatikanTperbedaanTpendapatanTakuntanTdanTahliTekonomi.TPenawaranTdariTkedua-duanyaTrelatifThampirTsama.TAhliTekonomiTmenerimaTpenghasilanTyangTlebihTrendahTdariTseorangTakuntanT(Sukirno,T2003).

RisnawatiT(2012)TmenambahkanTbahwaTlulusanTakutansiTmasihTbanyakTdibutuhkanTdiTduniaTkerja.THalTiniTdapatTdiketahuiTdariTbanyaknyaTlowonganTpekerjaanTyangTmasihTmembutuhkanTtenagaTkerjaTakuntanTbaikTdariTmediaTcetakTmaupunTmediaTelektronikTkarenaTdalamTperekonomianTyangTsemakinTmaju,Tkegiatan-kegiatanTekonomiTsemakinTmemerlukanTtenagaTterdidikTantaraTlainTtenagaTakuntan.

2.2THipotesis
2.2.1TPengaruhTCitraTpadaTMinatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga
CitraTmerupakanTfaktorTyangTmempengaruhiTpemilihanTprogramTstudiTseseorang,TterutamaTdimanaTdiaTakanTmemilihTuntukTmenimbaTilmu.TVariabelTCitraTmemilikiTpengaruhTyangTsignifikanTterhadapTvariabelTMinatTBeli.TMenurutTSimamoraT(2003:147)Tfaktor-faktorTyangTdipertimbangkanTolehTpembeliTpadaTsaatTmembeliTprodukTadalahTatributTprodukTyangTdidalamnyaTmenyangkutTtentangTkemasanTproduk,Tharga,Tkualitas,TkelengkapanTfungsiT(fitur),TdanTlayananTpurnaTjual.T
SalahTsatuTstrategiTpemasaranTuntukTmemenangkanTpersainganTtersebutTyaituTmelaluiTmerek.TMerekTmerupakanThalTyangTsangatTpenting,TbaikTbagiTkonsumenTmaupunTprodusenTyangTdalamThalTiniTadalahTPerguruanTTinggiTataupunTProgramTStudi.TBagiTkonsumen,TdalamThalTiniTsiswaTSLTAT(SMA),TdenganTadanyaTmerek,TapalagiTmerekTtersebutTmempunyaiTcitraT(image)TkuatTdanTpositifTakanTmemudahkanTsiswaTSLTAT(SMA)TdalamTmemilihTPerguruanTTinggiTataupunTProgramTStudi,TkarenaTmerekTyangTmempunyaiTcitraTpositifTcenderungTakanTlebihTbanyakTdiminatiTdanTdipilihTdibandingkanTmerek-merekTlainTyangTimage-nyaTkurangTbaikTdiTmataTkonsumenT(Karyati,T2016:56)T.TMaka,ThipotesisTyangTdapatTdikemukakanTadalahT
H1T:TCitraTberpengaruhTpadaTminatTsiswaTSMATterhadapTprogramTstudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga2.2.2TPengaruhTKeputusanTBersamaTpadaTMinatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga
SecaraTpsikologis,TlingkunganTmencakupTsegenapTstimulusTyangTditerimaTolehTindividuTmulaiTsejakTdalamTkonsesi,TkelahiranTsampaiTmatinya.TStimulasiTituTdapatTberupaTsifat,Tinteraksi,Tselera,Tkeinginan,Tperasaan,Ttujuan-tujuan,Tminat,Tkebutuhan,Tkemauan,Temosi,TdanTkapasitasTintelektualT(Dalyono,T2005:129).TMenurutTAhmadiT(2009:221),TkeluargaTadalahTmerupakanTkelompokTprimerTyangTpalingTpentingTdiTdalamTmasyarakat.TKeluargaTmerupakanTsebuahTgroupTyangTterbentukTdariTperhubunganTlaki-lakiTdanTwanita,TperhubunganTmanaTsedikitTbanyakTberlansungTlamaTuntukTmenciptakanTdanTmembesarkanTanak-anak.TBerdasarkanTuraianTtersebutTdapatTdisimpulkanTbahwaTlingkunganTkeluargaTadalahTkelompokTterkecilTdalamTmasyarakatTdanTmerupakanTlingkunganTpertamaTyangTmempengaruhiTperkembanganTdanTtingkahTlakuTanak.TDiTlingkunganTkeluargaTanakTmendapatkanTperhatian,TkasihTsayang,TdanTdorongan
SunartoTdanTAgungTHartonoT(2002:196-198)TfaktorTyangTmempengaruhiTminatTadaTbeberapaTmacam,TyaituT:T1)TSosialTekonomi,TsosialTekonomiTdisiniTyaituTbagaimanaTkondisiTsosialTdanTekonomiTorangTtuaTdanTmasyarakatTsekitar.T2)TLingkungan,TlingkunganTyangTmempengaruhiTminatTseseorangTadaTbeberapaTmacam,TyaituTlingkunganTmasyarakat,TlingkunganTrumahTtangga,TdanTlingkunganTtemanTsebaya.T3)TPandanganThidupTmerupakanTbagianTyangTterbentukTdariTlingkunganTyangTmeliputiTpendirianTseseorangTdanTcita-cita.

NasutionT(2013:37)TmenjelaskanTbahwaTTinggiTrendahnyaTminatTanakTbelajarTsangatTdipengaruhiTolehTkeadaanTsosialTekonomiTorangTtua.TOrangTtuaTbertanggungTjawabTmembiayaiTpendidikanTanaknya.TSecaraTlogika,TpendidikanTseorangTanakTituTtidakTterlepasTdariTkeadaanTsosialTekonomiTorangTtua.TApabilaTkeadaanTsosialTekonomiTorangTtuaTrendahTsecaraTmaterialTuntukTmenyediakanTfasilitasTpendukungTpendidikanTanakTsangatTrendah,TmakaTpendidikanTanakTtergantungTpadaTkeadaanTsosialTekonomiTorangtua.

DalamTmenentukanTkeputusan,TpengaruhTlingkunganTsekitarTdanTperanTkeluargaTberperanTbesarTdalamThalTini,TkarenaTpengaruhTlingkunganTsekitarTsertaTkeluargaTdapatTmenentukanTkeputusanTapaTyangTakanTdiambil.TMaka,TpengaruhTlingkunganTsekitarTdanTkeluargaTdapatTmemunculkanTpertimbanganTdanTpemikiranTsehinggaTdapatTdihasilkanTkeputusanTyangTdapatTmempengaruhiTminatTsiswaTdalamTmemilihTperguruanTtinggiT(Risnawati,T2012).THipotesisTyangTdapatTdikemukakanTadalahT:T
H2T:TKeputusanTBersamaTberpengaruhTpadaTminatTsiswaTSMATterhadapTprogramTstudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga2.2.3TPengaruhTTersedianyaTLapanganTKerjaTPadaTMinatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga
WheelerT(1983)TberpendapatTbahwaTmahasiswaTjurusanTbisnis,TpsikologiTdanTpendidikanTdalamTfaktorTjangkaTpendekTsepertiTsuplaiTkerja,TbidangTakuntansiTmemilikiTpeluangTkerjaTlebihTbaikTdibandingkanTjurusanTbisnisTyangTlainnya.TDenganTprospekTkerjaTdanTtersedianyaTlapanganTkerjaTyangTlebihTbanyakTdapatTmempengaruhiTminatTparaTsiswaTsmaTuntukTmemilihTjurusanTakuntansi.T
SeseorangTpadaTumumnyaTakanTberpikirTmengenaiTkesempatanTkerjaTuntukTmasaTdepannyaTkelak.THayurikaT(2015:14)TmenjelaskanTbahwaTuntukTmenentukanTjurusanTyangTakanTdipilih,TselainTkeahlianTyangTdimilikinyaTiaTakanTmelihatTpeluangTkerjaTkelakTyangTadaTketikaTiaTtelahTmenyelesaikanTpendidikannya.TKesempatanTkerjaTmemegangTperananTpentingTdalaTmempengaruhiTkeputusanTsiswa,TtidakTsedikitTsiswaTyangTmemilihTjurusanTberdasarkanTkesempatanTkerjaTyangTtinggi.THalTiniTsejalanTdenganTpendapatTBambangT(2008:66),TsalahTsatuTfaktorTyangTmempengaruhiTkesempatanTkerjaTadalahTtingkatTpendidikan,Tpengetahuan,Tketrampilan,TdanTkeahlian.THipotesisTyangTdapatTdikemukakanTadalahT:
H3T:TTersedianyaTLapanganTKerjaTberpengaruhTpadaTminatTsiswaTSMATterhadapTprogramTstudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga2.3TKerangkaTBerpikir
TBerdasarkanTpermasalahanTdanTtujuanTyangThendakTdicapaiTdalamTpenelitianTini,TmakaTkerangkaTkonseptualTdisusunTpadaTgambarT2.1.TvariabelTbebasT(X)TadalahTCitraT(X1),TKeputusanTBersamaT(X2),TdanTTersedianyaTLapanganTKerjaT(X3),TsementaraTvariabelTterikatTadalahTMinatT(Y)
1649095379095-30480169545Citra (X1)
00Citra (X1)

3011170431800Minat (Y)
0Minat (Y)
-20955433070Keputusan Bersama (X2)
00Keputusan Bersama (X2)

17310102463801616074132080
left5715Tersedianya Lapangan Kerja (X3)
0Tersedianya Lapangan Kerja (X3)

Gambar 2.1 Kerangka Pemikiran
BAB 3
METODE PENELITIAN
3.1 Pendekatan Penelitian
Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh citra, keputusan bersama dan tersedianya lapangan kerja terhadap minat siswa sma dalam memilih program studi akuntansi Universitas Airlangga yang hasilnya dapat digeneralisasi dan membuktikan hipotesis. Maka, pendekatan yang sesuai untuk penelitian ini adalah pendekatan kuantitatif seperti penelitian yang dilakukan oleh Hayurika (2015:91), karena diperlukan perhitungan yang sistematis atas pengaruh antar variabel yang berfokus pada pengujian hipotesis dan hasilnya dapat digeneralisasikan dan dapat menghasilkan data yang lebih terukur dengan bantuan aplikasi statistik. Penelitian kuantitatif merupakan metode penelitian yang berlandaskan pada filsafat positivism, digunakan untuk meneliti pada populasi atau sampel tertentu, teknik pengambilan sampel pada umumnya dilakukan secara random, pengumpulan data menggunakan instrumen penelitian, analisis data bersifat kuantitatif / statistik dengan tujuan untuk menguji hipotesis yang telah ditetapkan.

Dalam melakukan penelitian ini, penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode survey. Penelitian ini menggunakan metode survey seperti yang dilakukan oleh Martini (2011:15) untuk mendapatkan data primer. Data primer diperoleh dengan cara memberikan kuesioner secara langsung kepada responden yang bersangkutan, serta memberikan penjelasan secara singkat sebelum responden menjawab pertanyaan dalam kuesioner . Metode survey digunakan untuk mendapatkan data dari tempat tertentu yang alamiah (bukan buatan), tetapi peneliti melakukan perlakuan dalam pengumpulan data, misalnya dengan mengedarkan kuesioner, test, dan wawancara yang terstruktur. Dengan menggunakan metode survey, peneliti dapat memperoleh fakta dari fenomena yang timbul dan mencari keterangan secara faktual. Dalam metode survey, instrumen penelitian menggunakan pertanyaan atau pernyataan terstruktur dan sistematis yang sama kepada kelompok tertentu sesuai dengan sasaran penelitian yang kemudian seluruh jawaban yang diperoleh dicatat, diolah, dan dianalisis. Langkah dari metode survey terdiri dari pengumpulan data, pengklasifikasian data, dan analisis data kemudian membuat kesimpulan dan terakhir menyusun laporan dari rangkaian penelitian yang sudah dilakukan dengan tujuan untuk menggambarkan dan melihat suatu hubungan atau pengaruh dan kaitan antar variabel.

3.2TIdentifikasiTVariabel
VariabelTpenelitianTterdiriTdariTvariableTbebasT(Independent),TvariableTterikatT(Dependent),TdanTvariabelTantaraT(Intervening).TMenurutTSugiyonoT(2016:61)TvariabelTbebasT(Independent)TadalahTvariabelTyangTmempengaruhiTatauTyangTmenjadiTsebabTperubahannyaTatauTtimbulnyaTvariabelTterikatT(Dependent),TyangTdisimbolkanTdenganTsymbolT(X).TKemudianTvariableTterikatT(Dependent)TmenurutTSugiyonoT(2016:61)TadalahTvariabelTyangTdiTpengaruhiTatauTyangTmenjadiTakibatTkarenaTadanyaTvariabelTbebas,TyangTdisimbolkanTdenganTsymbolT(Z).TSertaTvariabelTantaraT(Intervening)TmenurutTSugiyonoT(2016:61)TadalahTvariabelTyangTterletakTdiantaraTvariabelTindependenTdanTdependen,TsehinggaTvariabelTindependenTsecaraTtidakTlangsungTmempengaruhiTberubahnyaTatauTtimbulnyaTvariabelTdependen,TyangTdisimbolkanTdenganTsimbolT(Y).T
VariabelTyangTdigunakanTdalamTpenelitianTiniTterdiriTdariTtigaTvariabelTbebas,TdanTsatuTvariabelTterikat.TVariabel-variabelTtersebutTadalah:
VariabelTbebasT(X)Tadalah:
CitraT(X1)
KeputusanTBersamaT(X2)
TersedianyaTLapanganTKerjaT(X3)
VariabelTterikatT(Y)TadalahTMinatT(Y)
3.3TDefinisiTOperasionalTdanTPengukuran
AdalahTdefinisiTdariTvariabelT–TvariabelTyangTtelahTdiidentifikasiTsupayaTdapatTdioperasionalkan.TDefinisiToperasionalTberisiTtentangTpenjelasanTatauTspesifikasiTdariTvariabelTyangTtelahTdiidentifikasi,TpertanyaanTapaTyangTakanTdigunakanTuntukTmengukurTmasingT–TmasingTvariabelTdalamTpenelitianTini.T
3.3.1TCitraT(X1)
TCitraTmerupakanTpersepsiTseseorangTterhadapTsuatuTobjek.TVariabelTiniTmerupakanTcitraTperguruanTtinggiTmaupunTprogramTstudiTdalamTpandanganTsiswaTsma.TCitraTyangTbaikTdariTseseorangTmaupunTorganisasiTdapatTmemberikanTdampakTyangTpositifTterhadapTpersepsiTseseorangTtentangTsuatuTobjek.T
TUntukTmendapatkanTdataTdariTresponden,TmakaTpertanyaanTyangTakanTdigunakanTberdasarkanTkuesionerTRisnawatiT(2012)TadalahT:
PrestasiTAkademikTUniversitasT/TPerguruanTTinggi
KualitasTpendidikanTdiTUniversitasT/TPerguruanTTinggi
AkreditasiTPerguruanTTinggiT
LayananTdanTfasilitasTyangTmenunjang
SosialisasiTmaupunTkegiatanTterkaitTyangTdiadakanTolehTprogramTstudiTakuntansiTUniversitasTAirlangga.

3.3.2TKeputusanTBersamaT(X2)
TKeputusanTyangTdiambilTolehTsiswaTsmaTdalamTmemilihTsuatuTprogramTstudiTtidakTterlepasTdariTperanTlingkunganTsekitarTdanTperanTkeluarga.TAdanyaTmasukanTdariTkeluargaTdanTlingkunganTsekitar,TsertaTpengaruhTlingkunganTdiTsekitarTsiswaTdapatTmembentukTsiswaTuntukTmenentukanTprogramTstudiTyangTdiinginkan.TSehinggaTperanTlingkunganTdiTsekitarTsiswaTsangatTpentingTdalamTmenghasilkanTkeputusanTsiswaTyangTdapatTmemuaskanTsiswaTdanTseluruhTpihakTyangTterlibatTdidalamnya.

TUntukTmendapatkanTdataTdariTresponden,TmakaTpenelitiTmenggunakanTkuesionerT(Risnawati,T2012)TdenganTsejumlahTpertanyaanTyangTakanTdigunakanTadalahTsebagaiTberikutT:T
PengaruhTkeluargaTdalamTpenentuanTprogramTstudi
PengaruhTtemanTsebayaTdalamTpenentuanTprogramTstudi
ProfesiTorangTtua
LingkunganTsekitarTsiswa
3.3.3TTersedianyaTLapanganTKerjaT(X3)
TProspekTkerjaTyangTbaik,TmemperolehTpenghasilanTtingiTsertaTtersedianyaTlapanganTkerjaTseluasT–TluasnyaTberpengaruhTsignifikanTterhadapTsiswaTsmaTdalamTmenentukanTsuatuTprogramTstudi.TDenganTadanyaTjaminanTpekerjaanTsertaTpeluangTyangTbesarTdapatTmendorongTsiswaTuntukTmemilihTprogramTstudiTdiTperguruanTtinggi.

TUntukTmendapatkanTdataTdariTresponden,TmakaTpertanyaanTyangTakanTdigunakanTadalahTberdasatrkanTkuesionerTmilikTRisnawatiT(2012)T:T
PeluangTkerjaTsebagaiTlulusanTakuntansi
KerjasamaTantaraTperguruanTtinggiTdenganTkorporasiT/TperusahaanT/TinstitusiT
PeranTalumniTperguruanTtinggi.T
LulusanTAkuntansiTmendapatkanTpekerjaanTsesuaiTdenganTbidangnya
MinatT(Y)
MinatTadalahTsalahTsatuTfactorTpsikisTmanusiaTyangTmampuTmendorongTseseorangTuntukTmencapaiTtujuannya,TsebagaiTsumberTmotivasiTyangTmendorongTseseorangTuntukTmelakukanTapaTyangTdilakukanTorangTtersebutTketikaTbebasTdalamTmengambilTkeputusan.

UntukTmendapatkanTdataTdariTresponden,TmakaTsejumlahTpertanyaanTyangTakanTdigunakanTsesuaiTdenganTmilikTRisnawatiT(2012)TadalahT:T
PreferensiTpadaTpelajaranTberhitungTdariTpadaThafalan
Cita-citaTmenjadiTakuntan
Cita-citaTmemotivasiTuntukTmemilihTjurusanTakuntansi
SeluruhTvariabelTdiatasTakanTdiukurTmenggunakanTskalaTinterval,TdenganTmenggunakanTpengukuranTinstrumenTpenelitianTskalaTlikert,TyaituTskalaTyangTdapatTdigunakanTuntukTmengukurTsikap,TpendapatTdanTpersepsiTseseorangTtentangTsuatuTobjekT(Siregar,2014).T
3.4TJenisTdanTSumberTData
TJenisTdataTpadaTpenelitianTiniTmerupakanTdataTkuantitatif.TProsedurTpengumpulanTdataTpadaTpenelitianTiniTmelaluiTsurveyTdenganTmenggunakanTkuesioner.TSumberTdataTpenelitianTiniTmenggunakanTdataTprimerTyangTdiperolehTdenganTcaraTmensurveyTdenganTmenggunakanTinstrumentTkuesionerTyangTberisiTdaftarTpertanyaanTyangTkemudianTdijawabTolehTrespondenTyangTtelahTditentukanTyaituTsiswaTSMA/SMKTdiTwilayahTSurabaya,TSidoarjo,TdanTsekitarnya.

3.5TPopulasiTdanTSampelT
TPopulasiTdalamTpenelitianTiniTadalahTsiswa/iTSMA/SMKTsederajatTaktifTmaupunTsiswa/iTSMA/SMKTsederajatTyangTbaruTsajaTlulusTtahunT2018.TUntukTmempersempitTwilayahTpenelitian,TpopulasiTyangTdipilihTadalahTsiswa/iTSMA/SMKTyangTberasalTdariTSurabaya,TSidoarjoTdanTsekitarnyaTdenganTasumsiTsiswa/iTtersebutTtahuTakanTUniversitasTAirlanggaTmaupunTprogramTstudiTakuntansiTyangTadaTdiTUniversitasTAirlangga.T
TPenelitianTiniTmenggunakanTteknikTnon-probabilityTsampling.TNon-probabilityTsamplingTadalahTteknikTsamplingTdimanaTsetiapTunsurTyangTterdapatTdalamTpopulasiTtidakTmemilikiTkesampatanTatauTpeluangTyangTsamaTuntukTdipilihTsebagaiTsampel,TbahkanTjumlahTpopulasiTyangTmenjadiTobjekTpenelitianTtidakTdiketahuiTjumlahnyaT(Siregar,T2014).TSiregarT(2014)TmembagiTnon-probabilityTsamplingTkeTdalamT4Tjenis,TyaituTconvenienceTsampling,TpurposiveTsampling,TquotaTsamplingTdanTsnowballTsampling.TDalamTpenelitianTiniTdigunakanTteknikTconvenienceTsamplingTyakniTpemilihanTsampelTberdasarkanTketersediaanTdanTkemudahanTpenelitiTdalamTmengaksesTresponden.T
TMenurutTGravetterT(2007)TuntukTmencapaiTdistribusiTdataTyangTmendekatiTnormal,TdiperlukanTsampelTminimalT30Torang.TAkanTtetapiTdalamTstatistikaTdikenalTprinsipTtheTlawTofTlargeTnumbersTyangTmenyatakanTbahwaTsemakinTbesarTjumlahTsampel,TmakaTsemakinTbesarTkemungkinanTnilaiTyangTdidapatTdariTsampelTmenggambarkanTnilaiTsesungguhnyaTdalamTpopulasiT(GravetterT&TForzano,T2012)TmakaTpenelitiTmenetapkanTtargetTrespondenT50TorangTyangTberasalTdariTberbagaiTSMA/SMKTdiTwilayahTSurabaya,TSidoarjoTdanTsekitarnya.

3.6TProsedurTPengumpulanTData
TDataTyangTdigunakanTdalamTpenelitianTiniTadalahTdataTprimer,TmakaTdariTdalamTpenilitianTiniTakanTmenggunakanTkuisionerTsebagaiTalatTpengumpulanTdata.TKuesionerTdibagikanTkepadaTsiswa/iTSMA/SMKTdiTwilayahTSurabaya,TSidoarjoTdanTsekitarnyaTdenganTcaraTonline.TTautanTkuesionerTdisebarkanTsecaraTpribadiTmaupunTmelaluiTgrupT–TgrupTchatTonlineTyangTdapatTdijangkauTolehTpeneliti.T
KuesionerTdibagikanTpadaTpertengahanTbulanTfebuariT2018TsampaiTakhirTfebuariT2018.TPenyebaranTkuesionerTdilakukanTdenganTmenggunakanTaplikasiTgoogleTdocsTuntukTmenghematTwaktuTdanTbiaya.TGoogleTdocsTadalahTlayananTpengolahTkata,TlembarTsebar,Tpresentasi,Tformulir,TdanTpenyimpananTdataTberbasisTwebTgratisTdariTGoogle.TPerhitunganTkuesionerTdenganTmenggunakanTskalaTpengukuranTlikertTmemakaiTpenilaianTskorT1-5.TSkalaTlikertTdigunakanTuntukTmengukurTsikap,Tpendapat,TdanTpersepsiTseseorangTatauTsekelompokTorangTtentangTfenomenaTsosial.

SetiapTpertanyaanTdariTvariabelT–TvariabelTindependenTyangTditelitiTmenggunakanTskalaTlikertTdenganT5Ttingkatan,TyaituT:T
T1T=TSangatTTidakTSetuju
T2T=TTidakTSetuju
T3T=TBiasaTSaja
T4T=TSetuju
T5T=TSangatTSetujuT
TSelainTpengumpulanTdataTprimerTdenganTmenggunakanTmetodeTsurvery,TpenelitiTjugaTmelakukanTpengumpulanTdataTsekunderTdenganTcaraTmengumpulkan,TmengklasifikasiTsertaTmenganalisisTdataT–TdataTyangTtertulisTyangTdidapatkanTdariTberbagaiTsumber,TsepertiTbuku,Tliteratur,Tartikel,TjurnalTmaupunTpencarianTdiTinternetTyangTdapatTdigunakanTsebagaiTlandasanTteori.T
3.7TTeknikTAnalisis
SetelahTprosesTpengumpulanTdataTdanTpenyaringanTdataTmelaluiTkuesionerTselesai,TkemudianTdata-dataTyangTtelahTterkumpulTdiolahTdanTdianalisis.TSetelahTdataTterkumpul,TkemudianTdianalisisTdenganTmenggunakanTmetodeTkuantitatif,TdanTpenjelasannyaTdilakukanTdenganTmetodeTkualitatif.TDataTyangTtelahTdikumpulkanTdiolahTbaikTsecaraTmanualTmaupunTdenganTmenggunakanTbantuanTkomputer.TProgramTyangTdigunakanTuntukTmembantuTpengolahanTdataTiniTadalahTprogramTSPSS.TAdapunTanalisisTstatistikTyangTakanTdigunakanTadalahTsebagaiTberikut:
3.7.1TUjiTKualitasTDataT
KualitasTdataTdalamTpenelitianTiniTperluTdiujiTdenganTbeberapaTpengujian,TyaituT:T
UjiTReliabilitas
ReliabilitasTmerupakanTsuatuTnilaiTyangTmenunjukkanTkonsistensiTsuatuTalatTpengukurTdiTdalamTmengukurTgejalaTyangTsamaT(Umar,T2002T:T113),TartinyaTinstrumenTpenelitianTatauTalatTukurTyangTdigunakanTdidalamTpenelitianTiniTdapatTdigunakanTberulangTkaliTuntukTmengukurTobjekTyangTsamaTdanTdapatTmenghasilkanTdataTyangTsama.TPengujianTreliabilitasTmenggunakanTteknikTalphaTcronbachTdimanaTkriteriaTsuatuTinstrumenTpenelitianTdikatakanTreliableTbilaTkoefisienTreliabilitasnyaT?T>T0,6T(Siregar,T2014:57)T
UjiTValiditasT
UjiTvaliditasTdilakukanTuntukTmengetahuiTapakahTinstrumenTpenelitianTtelahTmengukurTapaTyangTseharusnyaTdiTukur.TSebuahTinstrumenTpenelitianTdapatTdikatakanTvalidTketikaTinstrumenTtersebutTmampuTmengukurTapaTyangTdiinginkan,TsehinggaTdataTdariTvariabelTyangTmenjadiTsubjekTpenelitianTdapatTdiungkap.TNilaiTvaliditasTditunjukkanTdenganTbesaranTnilaiTkorelasi,TyangTumumnyaTsatuTitemTdapatTdikatakanTvalidTjikaTmemilikiTnilaiTlebihTbesarTdariT0,3.T(Soegiyono,1999TdalamTSiregar,2014)
3.7.2TUjiTKoefisienTKorelasiTdanTKoefisienTDeterminasiT
AnalisisTdataTyangTdigunakanTuntukTmelihatThubunganTantaraTvariabelTadalahTdenganTmenggunakanTkorelasiTproductTmomentTdariTKarlTPearson.TKegunaanTdariTkorelasiTiniTadalahTyaituTuntukTmengujiTduaTsignifikansiTduaTvariabel,TmengetahuiTkuatTlemahThubungan,TdanTmengetahuiTbesarTretribusi.TDalamTpenelitianTiniTanalisisTkorelasiTpearsonTdigunakanTuntukTmenjelaskanTderajatThubunganTantaraTvariabelTbebasT(independent)TdenganTvariabelTterikatT(dependent)TdenganTnilaiT:T-1T?TrsT?T1,TdimanaT:
BilaiTnilaiTrsT=T-1TatauTmendekatiT-1,TmakaTkorelasiTkeduaTvariabelTdikatakanTsangatTkuatTdanTnegatifTartinyaTsifatThubunganTdariTkeduaTvariabelTberlawananTarah,TmaksudnyaTjikaTnilaiTXTnaikTmakaTnilaiTYTakanTturunTatauTsebaliknya.

BilaTnilaiTrsT=T0TatauTmendekatiT0,TmakaTkorelasiTdariTkeduaTvariabelTsangatTlemahTatauTtidakTterdapatTkorelasiTsamaTsekali.

BilaTnilaiTrsT=T1TatauTmendekatiT1,TmakaTkorelasiTdariTkeduaTvariabelTsangatTkuatTdanTpositif,TartinyaThubunganTdariTkeduaTvariabelTyangTditelitiTbersifatTsearah,TmaksudnyaTjikaTnilaiTXTnaikTmakaTnilaiTYTjugaTnaikTatauTsebaliknya.

NilaiTkoefisienTjikaTdikuadratkanTmakaTakanTdiperolehTnilaiTkoefisienTdeterminasi.TKoefisienTdeterminasiTmenunjukkanTbesarnyaTkontribusiTpengaruhTvariabelTbebasTterhadapTvariabelTterikat.TSemakinTkuatThubunganTantaraTvariabelTbebasTterhadapTvariabelTterikatTmakaTpengaruhTvariabelTbebasTterhadapTvariabelTterikatTakanTsemakinTkuat
3.7.3TUjiTRegresiTLinearTBergandaT
TDalamTanalisisTlinearTbergandaTmenurutTWalpoleT(2012)TbeberapaTvariableTindependentTdigunakanTuntukTmemprediksiTnilaiTdariTvariableTdependen.TSehinggaTanalisisTregresiTlinearTbergandaTyangTdigunakanTdapatTdirumuskanTsebagaiTberikut:
FungsiTRegresiTBerganda:
YT=T?T+T?1X1T+T?2X2T+T?3X3T+T?
DimanaT:
YT=TMinat
?T=Tkonstanta
X1T=TCitra
X2T=TKeputusanTBersama
X3T=TTersedianyaTLapanganTKerja
?T=TVariabelTPenggangguT(TError)
?1,T?2,T?3,T=TKoefisienTRegresi
3.8TUjiTAsumsiTKlasik
TUjiTAsumsiTKlasikTSebelumTdilakukanTpengujianTanalisisTregresiTlinierTbergandaTterhadapThipotesisTpenelitian,TmakaTterlebihTdahuluTperluTdilakukanTsuatuTpengujianTasumsiTklasikTatasTdataTyangTakanTdiolahTsebagaiTberikutT:T
a.TUjiTNormalitasT
UjiTnormalitasTbertujuanTuntukTmengujiTapakahTdalamTmodelTregresi,TvariabelTpenggangguTatauTresidualTmemilikiTdistribusiTnormal.TSepertiTdiketahuiTbahwaTujiTtTdanTFTmengasumsikanTbahwaTnilaiTresidualTmengikutiTdistribusiTnormal.TKalauTasumsiTiniTdilanggarTmakaTujiTstatistikTmenjadiTtidakTvalidTuntukTjumlahTsampelTkecil.TAdaTduaTcaraTuntukTmendeteksiTapakahTresidualTberdistribusiTnormalTatauTtidakTyaituTdenganTanalisisTgrafikTdanTujiTstatistik.TUntukTmengujiTapakahTdataTberdistribusiTnormalTatauTtidakTdilakukanTujiTstatistikTKolmogorov-SmirnovTTest.TResidualTberdistribusiTnormalTjikaTmemilikiTnilaiTsignifikansiT>0,05T(ImamTGhozali,T2011:T160-165).T
b.TUjiTMultikolinieritasT
MenurutTImamTGhozaliT(2011:T105-106)TujiTmultikolinieritasTbertujuanTuntukTmengujiTapakahTmodelTregresiTditemukanTadanyaTkorelasiTantarTvariabelTbebasT(independen).TUntukTmengujiTmultikolinieritasTdenganTcaraTmelihatTnilaiTVIFTmasing-masingTvariabelTindependen,TjikaTnilaiTVIFT<T10,TmakaTdapatTdisimpulkanTdataTbebasTdariTgejalaTmultikolinieritas.T
c.TUjiTHeteroskedastisitasT
UjiTheterokedastisitasTbertujuanTmengujiTapakahTdalamTmodelTregresiTterjadiTketidaksamaanTvarianceTdariTresidualTsatuTpengamatanTkeTpengamatanTyangTlain.TAdaTbeberapaTcaraTyangTdapatTdilakukanTuntukTmelakukanTujiTheteroskedastisitas,TyaituTujiTgrafikTplot,TujiTpark,TujiTglejser,TdanTujiTwhite.TPengujianTpadaTpenelitianTiniTmenggunakanTGrafikTPlotTantaraTnilaiTprediksiTvariabelTdependenTyaituTZPREDTdenganTresidualnyaTSRESID.TTidakTterjadiTheteroskedastisitasTapabilaTtidakTadaTpolaTyangTjelas,TsertaTtitik-titikTmenyebarTdiTatasTdanTdiTbawahTangkaT0TpadaTsumbuTY.T(ImamTGhozali,T2011:T139-143)
d.TUjiTAutokorelasi
UjiTautokorelasiTbertujuanTmengujiTapakahTdalamTmodelTregresiTlinierTadaTkorelasiTantaraTkesalahanTpenggangguTpadaTperiodeTtTdenganTkesalahanTpenggangguTpadaTperiodeTt-1T(sebelumnya).TJikaTterjadiTkorelasi,TmakaTdinamakanTadaTproblemTautokorelasiT(ImamTGhozali,T2011:T110).

PadaTpenelitianTiniTuntukTmengujiTadaTtidaknyaTgejalaTautokorelasiTmenggunakanTujiTDurbin-WatsonT(DWTtest)TsdbagaiTberikut:
<T1,10TatauT>T2,91T:TtelahTterjadiTautokorelasi
1,10-T1,54TatauT2,46-T2,90T:TdinyatakanTtanpaTkesimpulan
1,68T–T2,32T:TdinyatakanTtidakTterjadiTautokorelasi
3.9TPengujianTHipotesis
UntukTmengetahuiTantaraTkeduaTvariabelTterhadapThubunganTyangTsalingTmempengaruhiTantaraTvariabelTXTdanTY.

PengujianTHipotesis
1.THoT:T?1,T?2,T?3,T…..T?nT=T0T:TTidakTterdapatTpengaruhTantaraTX1……X3TTerhadapTY
T2.THT1T:T?1,T?2,T?3,T…..T?nT?T0T:TTerdapatTpengaruhTantaraTX1……X3TTerhadapTY
SelanjutnyaTuntukTmengujiTsignifikanTkoefisienTkorelasiTgandaTdihitungTdenganTrumus:
TJKTregresiT/Tk
3429006159400FT=TTJKTresiduT/T(nT–T(kT+T1))
(Sugiyono,T2016:190)
Dimana:
kT=TjumlahTvariabelTbebas
nT=TjumlahTanggotaTsampel
ApabilaTpengujianTtelahTdilakukan,TmakaThasilTpengujianTtersebutTfThitungTdibandingkanTdenganTfTtabelTdenganTketentuanTsebagaiTberikut:
KriteriaTuji:
JikaTFThitungT>TFTtabelT,TmakaTHoTditolakTdanTH1Tditerima
JikaTFThitungT<TFTtabelT,TmakaTHoTditerimaTdanTH1Tditolak
SelanjutnyaTuntukTmengujiTsignifikasiTkoefisienTkorelasiTparsialTdapatTdihitungTdenganTmenggunakanTrumusTsebagaiTberikut:
68580016764000
80010027431900TtT=TrTnT–T(kT+T1)
T1T+Tr²
Keterangan:
nT=TJumlahTsanpel
rT=TNilaiTkorelasiTparsial
ApabilaTpengujianTtelahTdilakukan,TmakaThasilTpengujianTtersebutTtThitungTdibandingkanTdenganTtTtabelTdenganTketentuanTsebagaiTberikut:1.TJikaTtThitungT>TtTtabel,TmakaTHoTditolakTdanTH1Tditerima
2.TJikaTtThitungT<TtTtabel,TmakaTHoTditerimaTdanTH1Tditolak
BAB 4
HASIL DAN PEMBAHASAN
4.1 Gambaran Umum Responden dan Obyek Penelitian
Subyek penelitian ini adalah siswa/i SMA/SMK yang berasal dari Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Siswa/I yang dipilih dalam penelitian ini diasumsikan siswa/i tersebut tahu akan Universitas Airlangga maupun program studi akuntansi yang ada di Universitas Airlangga.

Jumlah SMA baik negeri maupun swasta yang ada di Surabaya berdasarkan data yang diolah oleh Universitas Muhammadiyah Malang berjumlah 183. Sedangkan untuk jumlah SMK di Surabaya adalah 101 sekolah. Untuk area Sidoarjo, jumlah SMA baik negeri maupun swasta adalah 99 sekolah, sedangkan untuk SMK berjumlah 62 sekolah.

4.2 Deskripsi Hasil Penelitian
4.2.1 Data Siswa/I yang Menjadi Responden
Kuesioner dibagikan kepada siswa/i SMA/SMK di wilayah Surabaya, Sidoarjo dan sekitarnya. Penelitian ini dilakukan dengan menyebarkan kuesioner online. Penyebaran kuesioner dilakukan dengan menggunakan aplikasi google docs untuk menghemat waktu dan biaya. Google docs adalah layanan pengolah kata, lembar sebar, presentasi, formulir, dan penyimpanan data berbasis web gratis dari Google. Setelah dibuat format kuesioner besera pertanyaannya maka peneliti menyebarkan kuesioner tersebut kepada teman di berbagai sosial media. Saat menyebarkan peneliti memberikan link yang apabila di-klik akan menuju kuesioner online yang sudah disediakan sehingga responden bisa menjawabnya baik via smartphone atau laptop. Kuesioner online disebar melalui media social Facebook, Twitter, Line, dan Whatsapp. Kuesioner dibagikan pada pertengahan bulan Juni 2018 sampai akhir Juli 2018.
4.2.2TKelas
TBerdasarkanTkelasTdiketahuiTbahwaTmayoritasTrespondenTyangTbaruTlulusTyaituTberjumlahT76TorangT(73.1%),TkemudianTrespondenTyangTdudukTdiTkelasTXITberjumlahT15TorangT(14.4%).TKemudianTrespondenTyangTmasihTdudukTdiTkelasTXIITberjumlahT10TorangT(9.6%).TSedangkanTyangTdudukTdiTkelasTXTberjumlahT3TorangT(2.9%).THalTtersebutTdapatTdilihatTpadaTtabelT4.2Tberikut
TabelT4.2
JumlahTRespondenTBerdasarkanTKelas
No Kelas Jumlah
(Orang) Persentase
(%)
1 BaruTLulus 76 73.1%
2 KelasTXII 10 9.6%
3 KelasTXI 15 14.4%
4 KelasTX 3 9.6%
Jumlah 104 100%
SumberT:TLampiranT4
4.3TUjiTKualitasTData
4.3.1TUjiTValiditas
TValiditasTdataTpenelitianTditentukanTolehTprosesTpengukuranTyangTakurat.TSuatuTinstrumentTpengukuranTdikatakanTvalidTjikaTinstrumentTtersebutTmengukurTapaTyangTseharusnyaTdiukur.TDenganTkataTlain,TyangTdiharapkanTolehTpeneliti.TUntukTmengukurTvaliditasTdigunakanTkorelasiTProductTMomentTPearson.TJikaThasilTkorelasiTProductTMomentTPearsonTantaraTmasing-masingTindicatorTdenganTskorTtotalTindicatorTmenunjukkanThasilTyangTsignifikanT(rThitungT?TrTtabel),TmakaTitemTpertanyaanTtersebutTbiasTdikatakanTvalid.TPengujianTvaliditasTdilakukanTdenganTbantuanTprogramTIBMTSPSSTStatisticsT24
4.3.1.1TUjiTValiditasTCitraT(X1)
TTabelTberikutTiniTadalahThasilTpengujianTvaliditasTuntukTmasing-masingTitemTpertanyaanTpadaTvariableTcitraT(X1)T:
TabelT4.4
HasilTUjiTValiditasTCitraT
ItemTPertanyaan rThitung
(PearsonTCorrelation rTtabel Keterangan
CitraT1 0.634 0.193 Valid
CitraT2 0.654 0.193 Valid
CitraT3 0.723 0.193 Valid
CitraT4 0.739 0.193 Valid
CitraT5 0.817 0.193 Valid
CitraT6 0.710 0.193 Valid
SumberT:TLampiranT5
TBerdasarkanTtabelTdiTatasTdapatTdiketahuiTbahwaTsemuaTitemTpertanyaanTmempunyaTrThitungTyangTlebihTbesarTdariTrTtabel.TSehinggaTdinyatakanTitem-itemTpertanyaanTtelahTvalidTdanTdapatTdigunakanTdalamTprosesTanalisisTselanjutnya.

4.3.1.2TUjiTValiditasTKeputusanTBersamaT(X2)
TabelTberikutTiniTadalahThasilTpengujianTvaliditasTuntukTmasing-masingTitemTpertanyaanTpadaTvariableTkeputusanTbersamaT(X2)T:
TabelT4.5
HasilTUjiTValiditasTKeputusanTBersama
ItemTPertanyaan rThitung
(PearsonTCorrelation rTtabel Keterangan
KeputusanTBersamaT1 0.729 0.193 Valid
KeputusanTBersamaT2 0.803 0.193 Valid
KeputusanTBersamaT3T 0.838 0.193 Valid
KeputusanTBersamaT4 0.754 0.193 Valid
KeputusanTBersamaT5 0.761 0.193 Valid
SumberT:TLampiranT5
TBerdasarkanTtabelTdiTatasTdapatTdiketahuiTbahwaTsemuaTitemTpertanyaanTmempunyaTrThitungTyangTlebihTbesarTdariTrTtabel.TSehinggaTdinyatakanTitem-itemTpertanyaanTtelahTvalidTdanTdapatTdigunakanTdalamTprosesTanalisisTselanjutnya.

4.3.1.3TUjiTValiditasTTersedianyaTLapanganTKerjaT(X3)
TabelTberikutTiniTadalahThasilTpengujianTvaliditasTuntukTmasing-masingTitemTpertanyaanTpadaTvariableTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)T:
TabelT4.6
HasilTUjiTValiditasTTersedianyaTlapanganTKerja
ItemTPertanyaan rThitung
(PearsonTCorrelation rTtabel Keterangan
TersedianyaTLap.TKerjaT1 0.771 0.193 Valid
TersedianyaTLap.TKerjaT2 0.805 0.193 Valid
TersedianyaTLap.TKerjaT3T 0.822 0.193 Valid
TersedianyaTLap.TKerjaT4 0.773 0.193 Valid
SumberT:TLampiranT5
TBerdasarkanTtabelTdiTatasTdapatTdiketahuiTbahwaTsemuaTitemTpertanyaanTmempunyaTrThitungTyangTlebihTbesarTdariTrTtabel.TSehinggaTdinyatakanTitem-itemTpertanyaanTtelahTvalidTdanTdapatTdigunakanTdalamTprosesTanalisisTselanjutnya.

4.3.1.4TUjiTValiditasTMinatT(Y)
TabelTberikutTiniTadalahThasilTpengujianTvaliditasTuntukTmasing-masingTitemTpertanyaanTpadaTvariableTMinatT(Y)T:
TabelT4.7
HasilTUjiTValiditasTMinat
ItemTPertanyaan rThitung
(PearsonTCorrelation rTtabel Keterangan
MinatT1 0.974 0.193 Valid
MinatT2 0.931 0.193 Valid
MinatT3 0.980 0.193 Valid
SumberT:TLampiranT5
TBerdasarkanTtabelTdiTatasTdapatTdiketahuiTbahwaTsemuaTitemTpertanyaanTmempunyaTrThitungTyangTlebihTbesarTdariTrTtabel.TSehinggaTdinyatakanTitem-itemTpertanyaanTtelahTvalidTdanTdapatTdigunakanTdalamTprosesTanalisisTselanjutnya.

4.3.2TUjiTRealibilitas
TUjiTrealibilitasTdigunakanTutukTmengetahuiTsejauhTmanaTsuatuThasilTpengukuranTrelativeTkonsistenTapabilaTpengukuranTdilakukanTduaTkaliTatauTlebih,TatauTdenganTkataTlain,TreliabilitasTmenunjukkanTkonsistenTsuatuTalatTukurTdalamTmengukurTgejalaTyangTsama.TUjiTreliabilitasTdilakukanTterhadapTitem-itemTpertanyaanTyangTtelahTvalid.TPengujianTreliabilitasTdilakukanTdenganTmembandingkanTkoefisienTalphaTCronbachT(?)TdemhamT0.6,TdimanaTapabilaTalphaTlebihTbesarTdariT0.6TmakaTbutir-butirTpertanyaanTdalamTkuesionerTadalahTreliabel.TBerikutTadalahThasilTpengujianTreliabilitasTmasing-masingTvariabelTpenelitian.

TabelT4.8
HasilTUjiTReliabilitas
Variabel Alpha NilaiTKritis Keterangan
CitraT(X1) 0.797 0.6 Reliabel
KeputusanTBersamaT(X2) 0.829 0.6 Reliabel
TersedianyaTLapanganTKerjaT(X3) 0.803 0.6 Reliabel
MinatT(Y) 0.958 0.6 Reliabel
SumberT:TLampiranT6
TBerdasarkanTtabelTdiTatasTdapatTdiketahuiTbahwaTalphaTCronbachTlebihTbesarTdariT0.6,TsehinggaTdapatTdinyatakanTvariabelTyangTdigunakanTdalamTpenelitianTiniTreliabelTdanTdapatTdigunakanTdalamTprosesTanalisisTselanjutnya.

4.4TAnalisisTRegresiTLinearTBergandaTPengujianTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY
TAnalisisTregresiTlinearTbergandaTdilakukanTuntukTmembuktikanTsecaraTempirisTapakahTcitraT(X1),TkeputusanTbersamaT(X2),TdanTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)TsecaraTsimultanTdanTsecaraTparsialTmempunyaiTpengaruhTterhadapTminatT(Y).TpengolahanTdataTdilakukanTdenganTprogramTIBMTSPSSTStatisticsT24.THasilTpengolahanTdataTakanTdijelaskanTdiTbawahTini
4.4.1TUjiTAsumsiTKlasikTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY
TUntukTmengetahuiTapakahTmodelTregresiTyangTdihasilkanTmerupakanTmodelTregresiTyangTmenghasilkanTestimatorTlinearTtidakTbiasTterbaik,TmakaTperluTdilakukanTpengujianTgejalaTpenyimpanganTasumsiTmodelTklasik.TBerikutTiniTakanTdijelaskanThasilTpengujianTasumsiTklasikTyangTmendasariTanalisisTregresiT:
4.4.1.1TMultikolinieritas
TMultikolinieritasTmenunjukkanTadanyaTkorelasiTantarTvariabelTbebasT(independent)TdalamTmodelTregresi.TModelTregresiTyangTbaikTtidakTmengandungTadanyaTkorelasiTdiTantaraTvariabelTindependent.TUntukTmengetahuiTadaTtidaknyaTgejalaTmultikolinieritasTdigunakanTnilaiTtoleranceTdanTVarianceTInflationTFactorT(VIF).TApabilaTnilaiTtoleranceT?T0.10TatauTsamaTdenganTnilaiTVIFT?T10,TmakaTmodelTregresiTtidakTterkenaTmultikolinieritas.TBerikutTadalahTnilaiTtoleranceTdanTVIFTyangTdihasilkanTmodelTregresiT:
TabelT4.9
HasilTNilaiTToleranceTdanTVIFTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY
Variabel ColinierityTStatistics
Tolerance VIF
CitraT(X1) 0.192 5.212
KeputusanTBersamaT(X2) 0.407 2.455
TersedianyaTLapanganTKerjaT(X3) 0.228 4.388
SumberT:TLampiranT7
TDariTtabelTdiTatasTterlihatTbahwaTnilaiTtoleranceTketigaTvariabelTbebasTberadaTdiTatasT0.10.TdemikianTpulaTnilaiTVIFTsemuanyaTberadaTdiTbawahT10,TsehinggaTdapatTdikatakanTtidakTterjadiTgejalaTmultikolinieritasTdiTantaraTmasing-masingTvariabelTbebas.

4.4.1.2TAutokorelasi
TAutokorelasiTmenunjukkanTadanyaTkorelasiTantarTobservasiTdalamTsetiapTvariabelTbebas.TModelTregresiTyangTbaikTtidakTmenunjukkanTadanyaTgejalaTautokorelasi.TPendeteksianTadaTatauTtidaknyaTautokorelasiTdilakukanTdenganTmelihatTnilaiTDurbin-Watson.TDariThasilTperhitunganTregresiTdiperolehTnilaiTDurbinTWatsonTsebagaiTberikutT:
TabelT4.10
HasilTNilaiTDurbin-WatsonTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY
Model Durbin-Watson
1 1.777
SumberT:TLampiranT7
TBerdasarkanTtabelTdiTatas,TnilaiTDurbin-WatsonTsebesarT1.777,TpembandingTmenggunakanTnilaiTsignifikansiT5%,TjumlahTsampeT104T(n)TdanTjumlahTvariabelTbebasT3T(k=3),TmakaTdiTtabelTDurbin-WatsonTakanTdidapatTnilaiTduTsebesarT1.7402.TkarenaTnilaiTDurbin-WatsonT1.777TlebihTbesarTdariTbatasTatasT(du)T1.740TdanTkurangTdariT4-1.740T(2.26),TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTtidakTterdapatTautokorelasi.

4.4.1.3THeteroskedastisitas
TPendeteksianTadaTatauTtidaknyaTheteroskedastisitasTdilakukanTdenganTmenggunakanTscatterplotTdenganTmelihatTadaTtidaknyaTpolaTtertentuTpadaTscatterplot.TBerikutThasilTdariTpengujianT:
GambarT4.1
ScatterTPlotTPengujianTHeteroskedastisitasTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY

SumberT:TLampiranT7
HasilTanalisisTdiTatas,TmenunjukkanTtidakTadanyaTpolaTyangTjelas,TsertaTtitik-titikTmenyebarTdiTatasTdanTdiTbawahTangkaT0TpadaTsumbuTY,TmakaTtidakTterjadiTheteroskedastisitas.

4.4.2TAnalisisTModelTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTYT
TAnalisisTregresiTlinearTbergandaTdilakukanTdenganTcitraT(X1),TkeputusanTbersamaT(X2),TdanTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)TsebagaiTvariabelTbebas,TsertaTminatT(Y)TsebagaiTvariabelTterikat.TBerikutTiniTadalahThasilTanalisisTregresiTlinearTbergandaT:
TabelT4.11
HasilTAnalisisTRegresiTLinearTBergandaTPengaruhTX1,TX2,TX3TterhadapTY
Model Koefisien t Sig.Tt
Konstanta -0.616 CitraT(X1) 0.299 3.280 0.001
KeputusanTBersamaT(X2) -0.029 -0.397 0.692
TersedianyaTLapanganTKerjaT(X3) 0.327 2.652 0.009
RT=T0.773
RTSquareT=T0.597
FT=T49.405
Sig.TFT=T0.000
VariabelTTerikatT:TMinatT(Y) SumberT:TLampiranT7
ModelTregresiTlinearTbergandaTdalamTpenelitianTiniTadalah
YT=T-0.616T+T0.299TX1T–T0.029TX2T+T0.327TX3
RingkasanThasilTanalisisTregresiTlinearTbergandaTpadaTtabelTdiTatasTdiuraikanTsebagaiTberikutT:
KoefisienTDeterminasi
KoefisienTdeterminasiT(R2)TsebesarT0.597TyangTmemilikiTartiTbahwaTpengaruhTvariabelTbebasTX1,TX2,TdanTX3TterhadapTperubahanTvariabelTterikatTYTadalahTsebesarT59.7%TdanTsisanyaT40.3T%TdipengatuhiTolehTvariabelTlainTdiTluarTvariabelTbebasTyangTdigunakanTdalamTpenelitianTini.

KoefisienTKorelasi
KoefisienTkorelasiT(R)TsebesarT0.773TmenunjukkanThubunganTvariabelTbebasTX1,TX2,TdanTX3TterhadapTvariabelTterikatTYTadalahTkuat.TNilaiTkoefisienTRTyangTpositifTmenunjukkanTpengaruhThubunganTyangTsearahTatauTjikaTnilaiTvariabelTbebasTnaikTmakaTnilaiTvariabelTterikatTjugaTnaik
4.4.3TPembuktianTHipotesis
TBerdasarkanTnilaiTstatistikTpadaTtabelThasilTanalisisTregresiTlinearTberganda,TdapatTdilihatTbahwaTnilaiTsignifikansiTFT=T0.000T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTvariabelTbebasTX1,TX2,TdanTX3TsecaraTsimultanT(bersama-sama)TberpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y)
TDiketahuiTvariabelTcitraT(X1)TmemilikiTnilaiTsignifikansiTtT=T0.001T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTcitraT(X1)TsecaraTparsialTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).

TDilihatTdariTnilaiTtThitungTpadaTtabelThasilTanalisisTregresiTlinearTberganda,TvariabelTkeputusanTbersamaT(X2)TmemilikiTnilaiTsignifikansiT=T0.692T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTkeputusanTbersamaT(X2)TsecaraTparsialTtidakTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).

DiketahuiTvariabelTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)TmemilikiTnilaiTsignifikansiTtT=T0.009T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTlapanganTkerjaT(X3)TsecaraTparsialTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).

4.5TPembahasan
4.5.1TPengaruhTCitraTTerhadapTMinatT
THasilTstudiTmenunjukkanTbahwaTcitraTberpengaruhTsignifikanTterhadapTminat.TDenganTmakinTbaikTcitra,TmakaTmakinTtinggiTminatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga.TBerdasarkanTtabelT4.11TdapatTdiketahuiTvariabelTcitraT(X1)TmemilikiTnilaiTsignifikansiTtT=T0.001T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTcitraT(X1)TsecaraTparsialTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).T
HasilTstudiTiniTsesuaiTdenganThasilTstudiTsebelumnyaTyangTdilakukanTolehTKaryatiT(2016)TvariabelTCitraTMerekT(BrandTImage)TberpengaruhTterhadapTMinatTMelanjutkanTStudiTPadaTProdiTPendidikanTAkuntansiTFETUNYTditerimaTdenganTarahTpositif.TRespondenTmenganggapTbahwaTsemakinTbaikTatauTtinggiTcitraTsuatuTprogramTstudiTdalamThalTiniTadalahTProdiTPendidikanTAkuntansiTmakaTakanTmeningkatTpulaTminatTmelanjutkanTstudiTpadaTprodiTtersebut.TPenelitianTyangTdilakukanTolehTFitriT(2014:128)TmenyatakanTbahwaTIndikatorTcitra/imageTSTEITSEBITyangTbaikTjugaTcukupTmempengaruhiTminatTmahasiswaTmemilihTperguruanTtinggiTEkonomiTIslam.T
SelainTitu,TdidukungTdenganTteoriTdariTBuchariT(2009:57)TyaituTketikaTperguruanTtinggiTmampuTmenciptakanTimageTpositif,TmakaTmasyarakatTdapatTmembuatTkeputusanTuntukTmendaftarkanTputra-putriTmerekaTmasukTperguruanTtinggiTyangTbersangkutan.TBagiTkonsumen,TdalamThalTiniTsiswaTSLTAT(SMA),TdenganTadanyaTmerek,TapalagiTmerekTtersebutTmempunyaiTcitraT(image)TkuatTdanTpositifTakanTmemudahkanTsiswaTSLTAT(SMA)TdalamTmemilihTPerguruanTTinggiTataupunTProgramTStudi,TkarenaTmerekTyangTmempunyaiTcitraTpositifTcenderungTakanTlebihTbanyakTdiminatiTdanTdipilihTdibandingkanTmerek-merekTlainTyangTimage-nyaTkurangTbaikTdiTmataTkonsumenT(Karyati,T2016:56).TCitraTkelembagaanTdanTreputasiTmemilikiTefekTyangTluarTbiasaTpadaTpilihanTperguruanTtinggi.TIniTmerupakanTpengaruhTyangTkuatTterhadapTpotensiTsiswaTsertaTbersifatTsangatTpersuasifTdalamTprosesTpencarianTperguruanTtinggi.TKeling,TKrishnanT&TNurtjahjaT(2007)TmenyatakanTbahwaTfaktorTyangTpalingTberpengaruhTbahwaTsiswaTakanTmengevaluasiTdalamTmemilihTpilihanTmerekaTdariTlembagaTituTreputasiTlembaga.

4.5.2TPengaruhTKeputusanTBersamaTterhadapTMinat
HasilTstudiTmenunjukkanTbahwaTkeputusanTbersamaTtidakTberpengaruhTsignifikanTterhadapTminat.TBerdasarkanTtabelT4.11TdapatTdiketahuiTvariabelTkeputusanTbersamaT(X2)TmemilikiTnilaiTsignifikansiT=T0.692T?T?T=T0.05.TmakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTkeputusanTbersamaT(X2)TsecaraTparsialTtidakTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).THasilTstudiTiniTmembuktikanTkeputusanTbersamaTberpengaruhTtidakTsignifikanTterhadapTminatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga.TDenganTdemikianThipotesisTyangTmenyebutkanTbahwaTKeputusanTBersamaTberpengaruhTpadaTminatTsiswaTSMATterhadapTprogramTstudiTAkuntansiTUniversitasTAirlanggaTditolak.

HalTiniTbertentanganTdenganThasilTpenelitianTRisnawatiT(2012)TdimanaTpengaruhTlingkunganTsekitarTdanTkeluargaTdapatTmemunculkanTpertimbanganTdanTpemikiranTsehinggaTdapatTdihasilkanTkeputusanTyangTdapatTmempengaruhiTminatTsiswaTdalamTmemilihTperguruanTtinggi.THasilTstudiTiniTjugaTberbedaTdenganTpenelitianTyangTdilakukanTolehTYohanaT(2015:T334)TmenyatakanTterdapatTpengaruhTlingkunganTkeluargaTterhadapTminatTuntukTmelanjutkanTstudiTkeperguruanTtinggiTpadaTsiswaTkelasTXITdiTSMATPGRIT6TBanjarmasinTtahunTpelajaranT2013/2014,TyangTditunjukanTdenganThasilTanalisisTregresiTbergandaTsebesarT0,278TyangTartinyaTdapatTdisimpulkanTbahwaTterdapatTpengaruhTyangTpositifTantaraTvariabelTlingkunganTkeluargaTdanTvariabelTminatTuntukTmelanjutkanTstudiTkeperguruanTtinggi.

HasilTstudiTiniTjugaTmemnunjukkanTperbedaanTdenganThasilTstudiTyangTdilakukanTolehTGunawanT(2004:47)TyangTmenyebutkanTbahwaTkeputusanTkolektifTberpengaruhTterhadapTkeputusanTpeminatTuntukTmemilihTjurusanTakuntansi.TStudiTiniTjugaTbertentanganTdenganTteoriTmilikTSchutteT(1998)TdimanaTberdasarkanTpenelitiannya,TperilakuTorangTasiaTcenderungTmempertimbangkanTmasyarakatTBersama/TkelompokTbukanTsecaraTindividu.

SedangkanThasilTstudiTHarahapT(2015:9)TsesuaiTdenganTpenelitianTiniTdimanaTvariabelTsosialTtidakTberpengaruhTterhadapTkeputusanTmemilihTjurusanTakuntansi.TPadaTdasarnyaTsosialTmerupakanTsekelompokTorangTyangTmampuTmempengaruhiTperilakuTindividuTdalamTmelakukanTmelakukanTsuatuTtindakanTberdasarkanTkebiasaan,TnamunTkebiasaanTtidakTlangsungTmemberiTpengaruhTdalamTpengambilanTkeputusan,TkarenaTkebiasaanTjugaTbelumTtentuTdijadikanTsebagaiTalatTdalamTpengambilanTsuatuTkeputusan.TApalagiTmengingatTdalamTsosial,TtedapatTkelompokT–TkelompokTmempengruhiTdanTatauTmempersempitTdayaTfikirTseorangTatauTindividuTkhususnyaTdalamTmenilaiTsuatuThalTatauTmemutuskanTsuatuTpilihanTdalamTsuatuTkeputusan
4.5.3TPengaruhTTersedianyaTLapanganTKerjaTterhadapTMinat
BerdasarkanTtableT4.11TdiketahuiTvariableTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)TnilaiTsignifikansiT=T0.009T?T?T=T0.05.TMakaTdapatTdisimpulkanTbahwaTtersedianyaTlapanganTkerjaT(X3)TsecaraTparsialTmempunyaiTpengaruhTsignifikanTterhadapTminatT(Y).THasilTstudiTiniTmembuktikanTbahwaTtersedianyaTlapanganTkerjaTberpengaruhTsignifikanTterhadapTminatTSiswaTSMATTerhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga.TDenganTmakinTtinggiTtersedianyaTlapanganTkerja,TmakinTtinggiTminatTsiswaTSMATterhadapTProgramTStudiTAkuntansiTUniversitasTAirlangga.T
HasilTstudiTiniTsesuaiTdenganThasilTstudiTHayurikaT(2015:101)TdimanaTfaktorTkesempatanTkerjaTmemberikanTkontribusiTterhadapTfaktorTeksternalTmemilihTjurusanTakuntansi.TSeseorangTpadaTumumnyaTakanTberpikirTmengenaiTkesempatanTkerjaTuntukTmasaTdepannyaTkelak.TUntukTmenentukanTjurusanTyangTakanTdipilih,TselainTkeahlianTyangTdimilikinyaTiaTakanTmelihatTpeluangTkerjaTkelakTyangTadaTketikaTiaTtelahTmenyelesaikanTpendidikannya.TKesempatanTkerjaTmemegangTperananTpentingTdalaTmempengaruhiTkeputusanTsiswa,TtidakTsedikitTsiswaTyangTmemilihTjurusanTberdasarkanTkesempatanTkerjaTyangTtinggi.THalTiniTsejalanTdenganTpendapatTBambangT(2008:66),TsalahTsatuTfaktorTyangTmempengaruhiTkesempatanTkerjaTadalahTtingkatTpendidikan,Tpengetahuan,Tketrampilan,TdanTkeahlian.

HasilTstudiTiniTjugaTsesuaiTdenganThasilTstudiTGunawanT(2004:42)TyangTmenjelaskanTbahwaTtersedianyaTlapanganTkerjaTdanTmemperolehTpenghasilanTyangTtinggiTjugaTmerupakanTsalahTsatuTpertimbanganTbagiTparaTpeminatTuntukTmemilihTsuatuTjurusanTdalamTperguruanTtinggiTtertentu.TGunawanTmenambahkanTpermintaanTdanTpenawaranTtenagaTkerjaTdiTdalamTsuatuTjenisTpekerjaanTsangatTbesarTperanannyaTdalamTmenentukanTtingkatTpenghasilanTdiTsuatuTjenisTpekerjaan.TDalamTsuatuTpekerjaanTdimanaTterdapatTpenawaranTtenagaTkerjaTyangTcukupTbesarTtetapiTtidakTbanyakTpermintaannya,TtingkatTpenghasilannyaTcenderungTmencapaiTtingkatTyangTrendah.TSebaliknyaTdiTdalamTsuatuTpekerjaanTdimanaTterdapatTpenawaranTkerjaTyangTterbatasTtetapiTpermintaannyaTsangatTbesar,TtingkatTpenghasilannyaTcenderungTmencapaiTtingkatTyangTtinggi.TDapatTdiperhatikanTperbedaanTpendapatanTakuntanTdanTahliTekonomi.TPenawaranTahliTekonomiTrelatifTlebihTbanyakTdariTpenawaranTakuntan,TmeskipunTpermintaanTkeduanyaTrelatifThampirTsama,TahliTekonomiTmenerimaTpenghasilanTyangTlebihTrendahTdariTseorangTakuntanT(Sukirno,T1995).TLulusanTakuntansiTmasihTbanyakTdibutuhkanTdalamTduniaTkerja.THalTiniTdapatTdiketahuiTdariTbanyaknyaTlowonganTpekerjaanTyangTmasihTmembutuhkanTtenagaTkerjaTakuntanTbaikTdariTmediaTcetakTmaupunTmediaTelektronikTkarenaTdalamTperekonomianTyangTsemakinTmaju,Tkegiatan-kegiatanTekonomiTsemakinTmembutuhkanTtenagaTterdidik,TantaraTlainTtenagaTakuntan.

BAB 5
KESIMPULAN DAN SARAN
5.1 Kesimpulan
Berdasarkan pada hasil analisis dan pembahasan terhadap hasil-hasil penelitian sebagai output dari pengumpulan dan pengolahan data serta pengujian hipotesis sebagaimana telah diuraikan di bab sebelumnya, maka pada penelitian ini dapat ditarik kesimpulan sebagai berikut :Terdapat pengaruh citra, keputusan Bersama, dan tersedianya lapangan kerja secara simultan terhadap minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi = 0.000 lebih kecil dari level of significant = 0.05 (5%).

Terdapat pengaruh citra secara parsial terhadap minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi = 0.001 lebih kecil dari level of significant = 0.05 (5%). Tidak terdapat pengaruh keputusan Bersama secara parsial terhadap minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi = 0.692 lebih besar dari level of significant = 0.05 (5%). Terdapat pengaruh tersedianya lapangan kerja secara parsial terhadap minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga. Hal ini ditunjukkan oleh nilai signifikansi = 0.009 lebih kecil dari level of significant = 0.05 (5%).

5.2 Keterbatasan Penelitian
Penelitian ini memliki beberapa keterbatasan :
Penelitian ini menggunakan metode survey dengan kuesioner sebagai instrument penelitian. Peneliti tidak melakukan wawancara mendalam terhadap obyek penelitian. Hal tersebut memungkinkan terjadinya bias karena jawaban responden mungkin tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya atau responden tidak begitu mengerti dengan topik yang ditanyakan.

Waktu yang terbatas dan kurang tepat dalam melakukan penelitian. Penyebaran kuesioner dilakukan pada awal bulan Juni pada saat banyak siswa yang sedang liburan, sehingga pengisian kuesioner terhambat.

Obyek penelitian yang terbatas. Hal ini dikarenakan hanya 104 orang yang bersedia menjadi responden. Oleh karena itu, populasi penelitian yang lebih besar mungkin akan menunjukkan hasil yang berbeda
5.3 Saran
Berdasarkan pada keterbatasan penelitian, penulis akan memberikan rekomendasi berikut agar dapat digunakan untuk penelitian selanjutnya :Akan lebih baik jika digunakan metode wawancara, jadi hasil penelitian yang didapatkan akan lebih akurat.

Menambah jumlah sampelnya, jadi dapat mewakili lebih banyak dari populasi penelitian
Penelitian berikutnya harus mempertimbangkan untuk menganalisa variabel lain yang mempengaruhi minat siswa SMA terhadap program studi Akuntansi Universitas Airlangga dan area lainnya di luar Surabaya dan Sidoarjo.

DAFTAR PUSTAKAAhmadi, Abu. 2009. Psikologi Sosial. Jakarta : Rineka Cipta
Assael, H. 2004. Consumer Behaviour: A Strategic Approach. New York: Houghton Mifflin.
Bambang, Riyanto. 2008. Dasar–Dasar Pembelanjaan Perusahaan. Yogyakarta: BPFE
Buchari, Alma & Ratih Hurriyanti. 2009. Manajemen Corporate dan Strategi Pemasaran Jasa Pendidikan Fokus pada Mutu dan Layanan Prima. Bandung: Alfabeta
Dalyono. 2005. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Djaali. 2012. Psikologi Pendidikan. Jakarta : PT Bumi Aksara.

Esmara. 1986. Sumber Daya Manusia, Kesempatan Kerja Dan Perkembangan Ekonomi. UI Press. Jakarta
Fitria, Hadiyati, dan Endang Ahmad Yani. 2014. Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Mahasiswa Memilih Perguruan Tinggi Ekonomi Islam (Studi Kasus : Stei Sebi) Jurnal ekonomi perbankan syariah
Ghozali, Imam. (2011). Aplikasi Analisis Multivariate Dengan Program SPSS. Semarang: Badan Penerbit Universitas Diponegoro.

Gravetter, F. J., Wallnau, L. B. 2007. Statistics for the Behavioral sciences. Belmont: Thomson, Inc.

Gunawan, Yuliana. 2004. Analisis Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Keputusan Peminat untuk Memilih Jurusan Akuntansi Universitas Kristen Maranatha Bandung. Jurnal Ilmiah Akuntansi Vol 4. No. 1, hal 39-48.

Harahap, Fadli dan Raja Adri Satriawan S. 2015. Analisis Faktor – Faktor Yang Mempengaruhi Keputusan Mahasiswa Dalam Memilih Jurusan Akuntansi Sebagai Tempat Kuliah Di Universitas Di Kota Pekanbaru. JOM. FEKON Vol. 2 No. 2 Oktober 2015. Hal 1-12.

Hardjana, M. Agus. 1994. Kiat Sukses Studi di Perguruan Tinggi. Yogyakarta: Kanisius.

Hayurika, Turina Lasriza dan Sandy Arief. 2015. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Minat Siswa Dalam Pengambilan Keputusan Memilih Jurusan Akuntansi Kelas X Di Smk N 1 Demak. Jurnal Pendidikan Ekonomi Dinamika Pendidikan. Vol. X No. 1 Juni 2015 Hal. 88 – 103
Hermawan, Nuri. 2018. Lengkap, Inilah Jumlah Peminat Semua Program Studi. http://news.unair.ac.id/2018/02/06/lengkap-inilah-jumlah-peminat-semua-program-studi/
Horngren, Harrison. 2012. Akuntansi Keuangan. Edisi Delapan Jilid 1. Jakarta: Erlangga
Ihsan, Fuad. 2008. Dasar-dasar Kependidikan. Jakarta: Rineka Cipta.

Karyati dan Sukirno. 2016. Pengaruh Citra Merek Dan Persepsi Biaya Pendidikan Terhadap Minat Melanjutkan Studi. Jurnal Pendidikan Akuntansi Indonesia, Vol. XIV, No. 1. Hal 55-63
Keling, S.B.A., Khrisnan, A. & Nurtjahja, O. 2007. Evaluative Criteria For Selection Of Private Universities And Colleges In Malaysia. Journal Of International Management Studies, 2 (1), 1-11
Khairani, Makmun. 2014. Psikologi Belajar. Yogyakarta: Aswaja Presindo.

Kotler & Karen F.A. Fox, 1995, Strategic Marketing For Education Instruutiuon, Second Edition, Prentice-Hall Inc.

Kotler, Philip. 2010. Manajemen Pemasaran. Edisi tiga belas Bahasa Indonesia.Jilid 1 dan 2.Jakarta : Erlangga.

Martani, Dwi, dkk. 2012. Akuntansi Keuangan Menengah Berbasis Psak Buku 1. Jakarta: Salemba Empat.

Martini. 2011. Analisis Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Pemilihan Jurusan Akuntansi Sebagai Tempat Kuliah Di Perguruan Tinggi. Fakultas Ekonomi Universitas Budi Luhur, Jakarta.

Risnawati, Erlita dan Irwandi. (2012). Analisis Faktor Atas Pengambilan Keputusan Mahasiswa Untuk Memilih Jurusan Akuntansi Di STIE Perbanas Surabaya. The Indonesian Accounting Review. Vol 2 No. 1 ISSN 2086-3802
Sagir. 1994. Kesempatan Kerja dan Tenaga Kerja. www.filemakalah.ga/2014/08/kesempatan-kerja-dan-tenaga-kerja.html
Sardiman. 2014. Interaksi dan Motivasi Belajar Mengajar. Jakarta : Raja Grapindo Persada
Schutte, Hellmut dan Deanne Ciarlante. 1998. Consumer Behavior in Asia. London : MacMillan.

Setiadi, Nugroho J. 2008. Perilaku Konsumen: Konsep dan Implikasi untuk Strategi dan Penelitian Pemasaran. Jakarta: Prenada Media Grup.

Simamora, Bilson. 2003. Membongkar Kotak Hitam Konsumen. Jakarta: PT. Gramedia Pustaka Utama.

Simbarjo. 2012. Alasan saya memilih jurusan akuntansi di Universitas Gunadarma. (http://danarajis.wordpress.com)
Siregar, Syofian. 2014. Metode Penelitian Kuantitatif: Dilengkapi Perbandingan Perhitungan Manual & SPSS, Edisi Pertama. Jakarta: Kencana
Slameto. 2010. Belajar dan faktor-faktor yang Mempengaruhinya. Jakarta: PT. Rineka Cipta
Sugiyono. 2016. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, dan R&D. Bandung: Penerbit Alfabeta.

Sukirno, Sadono. 2003. Pengantar Teori Mikro Ekonomi. Penerbit PT. Salemba, Jakarta.

Sunarto dan Agung Hartono. 2006. Perkembangan Peserta Didik. Jakarta : Rineka Cipta.

Sutisna dan Pawitra. 2001. Perilaku Konsumen dan Komunikasi Pemasaran. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Syah, Muhibbin. 2011. Psikologi Pendidikan. Bandung: Remaja Rosdakarya
Triwahyuningsih, Dian dan Budi Purwoko. 2011. Penerapan Strategi Pengambilan Keputusan untuk Meningkatkan Kemampuan Memilih Studi Lanjut Siswa. Jurnal Unesa. Vol. 10. No. 9. hal. 1-11.

Umar, Husein. 2002. Metode Riset Bisnis. Jakarta : PT Gramedia Pustaka Utama
Walgito, Bimo. 2010. Pengantar Psikolog Umum. Yogyakarta: C.V Andi Offset
Walpole, Ronald E., Raymond H. Myers, Shaton L. Myers, & Keying Ye. 2012. Probablility & Statistics for Engineers & Scientics 9th Edition. Boston: Pearson Education, Inc.

Warren, Reeve, E. Duchac, Suhardianto, Kalanjati, Jusuf, D. Djakman. 2014. Pengantar Akuntansi. Jakarta: Salemba Empat
Wheeler, K. G., 1983. Perception Of Labor Market Variables by College Students In Business, Education and Psychology. Journal Of Vocational Behaviour, pp.1-11.

Widowati, Amerti Irvin dan Surjawati. 2015. Studi Tentang Keputusan Memilih Jurusan S1 Akuntansi (Studi Empiris Pada Mahasiswa Program Studi S1 Akuntansi Universitas Semarang). Jurnal Dinamika Sosbud Volume 17 Nomor 2. Hal 1-11.

Witherington. 1999. Psikologi Pendidikan. Jakarta: Rineka Cipta
Yohana, Muliyani dan Arief N.Z. 2015. Pengaruh Lingkungan Keluarga Dan Prestasi Belajar Siswa Terhadap Minat Untuk Melanjutkan Studi Ke Perguruan Tinggi Pada Siswa Sma Pgri 6 Banjarmasin. Jurnal Ilmiah Ekonomi Bisnis, Vol 1, No 3, November 2015, hal 325-337
http://www.umm.ac.id

x

Hi!
I'm Ava

Would you like to get a custom essay? How about receiving a customized one?

Check it out